Aksi Damai demi Kesejahteraan Mahasiswa Terkait Penurunan UKT | Industrial Times

0


Banda Aceh, Industrialtimes.net,- Universitas Syiah Kuala (06/05/2021) 

Pukul 14.00 sampai dengan 15.30 telah diselenggarakannya Aksi Damai untuk Mempertanyakan beberapa hal yang dilaksanakan di Balai depan Gedung Biro Rektorat USK. Kegiatan ini telah mengikuti protokol Kesehatan yang telah ditetapkan selain itu aksi ini  berlangsung dengan ketua koordinator lapangan yaitu Sekretaris Jendral dari BEM USK M. Angga Fahrezi selain itu berhadir bapak Biro Kemahasiswaan, BEM FT, BEM FKH, BEM Ekonomi, BEM FKP, BEM Mipa, dimana BEM lain yang tidak berhadir dikarenakan telah balik ke kampung halaman. 

Aksi ini berlangsung dikarenakan adanya penambahan golongan pada UKT pada tahun 2021 menyebabkan pihak BEM ingin mempertanyakan pandemi mengubah ekonomi mengapa UKT dimahalkan, bagaimana letak kesejahteraan mahasiswa, daring masih berlaku bagaimana dengan pemotongan UKT apakah berlaku, dimana keterlibatan mahasiswa terhadap kenaikan status kampus, adanya 700 aduan yang masuk pada Kesma Link, dan masih banyak hal yang ingin dipertanyakan. Aksi ini adanya surat audiensi dari mahasiswa membahas mengenai perkuliahan daring dengan pihak Rektorat, surat tersebut dikembalikan dikarenakan banyak revisian yang salah. Timbul masalah-masalah baru yang mana diperlukan pembahasan mengenai mahasiswa yang kesusahan menjadi point besar dilakukannya aksi ini selain itu adalah bentuk refleksi dari Hardiknas yang dilaksanakan pada Tanggal 2 Mei 2021. 

Alasan pihak BEM USK tidak memberitahu dikarenakan BEM USK merupakan jembatan bagi BEM yang ada disetiap fakultas, dimana pihak kemahasiswaan memberikan kabar dan pihak BEM USK menginformasikan dengan cara pihak Biro Kemahasiswaan menjelaskan secara langsung kepada BEM Fakultas agar tidak adanya komunikasi yang salah Kata Presiden Mahasiswa. Jika adanya konsolidasi antara pihak mahasiswa dengan pihak Rektorat terbentuknya perjanjian yang mana dari setiap tahun tidak adanya perjanjian secara resmi dari pihak kampus sehingga mahasiswa tidak mengetahui bagaimana kebijakan yang ada pada kampus, seperti kenaikan UKT ini yang mana mahasiswa tidak mengetahui jadi diharapkan permasalahan UKT ini mahasiswa mengetahui. Apabila permasalahan ini dapat dijelaskan maka tidak adanya aksi lagi jika tidak adanya titik temu maka akan dilakukan aksi Kembali Kata Ketua BEM FKH.

Posting Komentar

 
Top