Mahasiswa Aceh Demo Tolak UU Omnibus Law Cipta Kerja Di Gedung DPRA | Industrial Times

0

 



Banda Aceh- Mahasiswa dari berbagai kampus di Banda Aceh menggelar demonstrasi menolak omnibus law Undang-undang Cipta Kerja yang berlangsung di halaman Gedung DPR Aceh di Banda Aceh, Kamis (8/10/2020).

Mahasiswa mendesak mendesak permintaan maaf dari anggota dewan Dapil Aceh yang merupakan bagian dari fraksi-fraksi partai yang mendukung UU Omnibus Law Cipta Kerja, serta poin tuntutan lainnya. Berikut merupakan poin tuntutan yang diajukan oleh mahasiswa :

1. Mendesak Presiden mengeluarkan Perppu pembatalan/pencabutan terhadap pengesahan UU Omnibus Law Cipta Kerja.

2. Mendesak DPRA dan DPR RI untuk menyatakan sikap penolakan dengan menandatangani petisi penolakan serta mendukung presiden untuk mengeluarkan Perppu pembatalan/pencabutan terhadap pengesahan UU Omnibus Law Cipta Kerja sebagai representasi dari masyarakat Aceh.

3. Mendesak DPRA untuk menjaga kedudukan Aceh sebagai daerah keistimewaan atau daerah yang memiliki otonomi khusus yang berlandaskan Undang-Undang Pemerintahan Aceh (UUPA).

4. Mendesak permintaan maaf dari anggota dewan Dapil Aceh yang merupakan bagian dari fraksi-fraksi partai yang mendukung UU Omnibus Law Cipta Kerja.

5. Mendesak pemerintah dalam hal ini DPRI untuk meminta maaf kepada masyarakat Indonesia terhadap pengesahan UU Omnibus Law Cipta Kerja yang telah disahkan.

6. Mendengar dan meminta DPR RI untuk mengindahkan aspek transparasi, aspirasi, dan partisipasi publik terhadap proses pembentukan peraturan perundang-undangan Omnimbus Law Cipta Kerja ini.

Setelah lama anggota dewan tidak memperlihatkan dirinya akhirnya perwakilan DPR Aceh keluar dari Gedung DPRA. Empat anggota dewan perwakilan aceh (DPRA) menemui massa dan berjanji akan memenuhi tuntutan-tuntutan dari mahasiwa dalam waktu 1x24 jam.

Next
This is the most recent post.
Previous
Posting Lama

Posting Komentar

 
Top