Hardiknas, antara Tantangan dan Harapan di Era Disruptif . | Industrial Times

0

Banda Aceh, industrialtimes.net- Hari pendidikan nasional tidak semata-mata dimaksudkan untuk sekedar mengenang hari kelahiran Ki Hadjar Dewantara selaku Bapak Perintis Pendidikan Nasional. Namun menjadi sebuah momentum dalam menghadapi tantangan baru di pendidikan yang tidak mengenal batas, tempat, dan waktu. Oleh karenanya, pembenahan sistem pendidikan dan adaptasi bahan ajar di negeri ini menjadi keniscayaan agar terhindar dari krisis yang bersifat multidimensional, mendorong peradaban serta dapat mewujudkan konsep “mencerdaskan kehidupan bangsa.”

Selain itu, dalam momentum Hari Pendidikan ini, yang patut diantisipasi dan mendapat perhatian lebih adalah respon terhadap perkembangan sains dan teknologi terkait dengan dinamika digital dan era revolusi industri 4.0 yang kini terus menggeliat dan butuh ”man power” yang handal. Intinya adalah, tantangan pendidikan ke depan semakin berat dan kompleks. Tidak hanya sekedar pada isu pendidikan gratis, santunan buku atau peralatan sekolah dan pakaian seragam bebas, tapi yang jauh lebih penting adalah bagaimana melahirkan sebuah pendidikan yang berkualitas, adaptable terhadap inovasi disruptif, dan bernilai bagi kepentingan nasional di masa depan.

Oleh itu, seluruh lapisan masyarakat, pemerintah, institusi pendidikan, dan khususnya para murid sebagai generasi milennial dengan tuntutan produktifitas yang tinggi demi menghadapi tantangan dunia pendidikan 2030 yang akan datang harus saling menggenggam untuk memajukan pendidikan bangsa. Maju atau mundurnya bangsa tergantung bagaimana generasi muda, karena ditangan anak bangsa, nasib bangsa indonesia di masa depan.
Hidup dunia pendidikan Indonesia!

Posting Komentar

 
Top