Surat Keterangan (Suket) KTP Sah Sebagai Syarat Mencoblos Pada Pemilu 2019 | Industrial Times

0



(Ilustrasi : Istimewa)
                                               
Banda Aceh, industrialtimes.net,- Mahkamah Konstitusi (MK) mengesahkan Surat Keterangan (Suket) KTP menjadi syarat mencoblos pada Pemilu 2019. Pada Kamis (28/3/2019) lalu, dinyatakan bahwa "Menyatakan frasa "kartu tanda penduduk elektronik" dalam Pasal 348 ayat (9) Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum bertentangan UUD 1945 dan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat secara bersyarat sepanjang tidak dimaknai 'termasuk pula surat keterangan perekaman kartu tanda penduduk elektronik yang dikeluarkan oleh dinas kependudukan dan catatan sipil atau instansi lain yang sejenisnya yang memiliki kewenangan untuk itu'," demikian putusan MK dalam sidang di Gedung MK.

Menurut MK, penggunaan KTP-el sebagai identitas untuk pemilih merupakan syarat alternatif dalam penggunaan hak memilih. Identitas lainnya tidak dapat disamakan atau diposisikan setara dengan KTP-el sebagai identitas resmi penduduk yang diakui dalam sistem administrasi kependudukan Indonesia. KTP-el ditempatkan sebagai batas minimum identitas warga negara yang memiliki hak pilih untuk dapat menggunakan haknya.

"Dalam konteks bahwa pemilu yang jujur dan adil juga bergantung pada akuntabilitas syarat administratif yang diterapkan dalam penggunaan hak pilih maka KTP-el merupakan identitas resmi yang dapat dipertanggungjawabkan, dalam artian KTP-el sebagai identitas resmi yang secara tegas dinyatakan dalam UU Pemilu," papar pertimbangan MK.

Oleh karena itu, agar identitas yang dapat digunakan pemilih untuk menggunakan hakmemilihnya betul-betul dapat dipertanggungjawabkan serta sangat kecil peluanguntuk menyalahgunakannya, menempatkan KTP-el sebagai bukti identitas dapatmemilih dalam pemilu sudah tepat dan proporsional. (MS)


Sumber: detik.com

Posting Komentar

 
Top