Artcoholic Exhibition 9 UKM Seni Putroe Phang Sukses Digelar | Industrial Times

0
Banda Aceh, Industrialtimes.net – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Seni Putroe Phang Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) kembali menggelar Artcoholic Exhibition 9 dalam rangka memperingati miladnya yang ke-22 tahun. Artcoholic Exhibition tahun ini yang diselenggarakan pada 18 November 2017 di Open Stage Taman Budaya Banda Aceh, pukul 20.15 WIB terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya apapun.
Agenda pertama yang dilaksakan yaitu sesi pembukaan, dilanjutkan dengan sesi formal dan pertunjukan. Acara ini dihadiri oleh pembimbing dan perwakilan alumni UKM Seni Putroe Phang Unsyiah serta seluruh pengurus, mahasiswa dan masyarakat sekitar.
Acara Artcoholic Exhibition 9 dibuka langsung oleh ibu Nur Annisa selaku pembimbing UKM Seni Putroe Phang Unsyiah “Saya mewakili dari pihak Unsyiah hari ini sebagai pembina atau pendamping sanggar Putroe Phang mengucapkan selamat atas acara Artcoholic Exhibition 9 sekaligus membuka acara ini”.
Adapun acara pagelaran yang bertemakan “Sabôh Grak Keu Sabôh Hasé ini dikemas menarik dengan konsep story telling yang dibawakan melalui dua gerakan penari sebagai tokoh pembawa cerita. Story telling ini menceritakan tentang perjalanan UKM Seni Putroe Phang saat menciptakan beberapa hasil karya.
Selain itu, ada beberapa pagelaran seni yang ditampilkan, seperti Tari Gigeh, Tari Kreasi Kolaborasi, Givart Band, Tari Meuseraya, Tari Kreasi, dan Colour Guard Unsyiah. Penampilan ini tentunya memberikan kejutan dan kesan yang luar biasa dari para penonton.
“Harapan yang terbesar saya adalah kegiatan ini terus berlanjut, bisa dijalankan terus setiap hari, setiap bulan dengan kegiatan-kegiatan positif dan tuangkanlah seni-seni ini kepada masyarakat” pesan penutup alumni UKM Seni Putroe Phang.
Pada tahun ini, konsep acara yang disajikan akan lebih berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Dengan adanya kegiatan ini di harapkan dapat meningkatkan kepedulian generasi muda agar menjaga adat dan budaya Aceh serta dapat memacu generasi muda untuk lebih mengembangkan seni budaya yang ada di Aceh. (MS)

Posting Komentar

 
Top