Siap Ikuti KRTI 2017, Ini Dua Robot Andalan Tim Unsyiah | Industrial Times

0
Foto Bersama dalam Acara Grand Launching Seulawah Team (10/10) (Foto: Zahra/IT)

Banda Aceh, Industrialtimes.net – “Sekali lagi selamat kepada Seulawah Team yang saya banggakan.” Tutup Rektor Unsyiah, Samsul Rizal, saat memberi kata sambutan pada acara Grand Launching Seulawah Team di Balee Keurukon (10/10). Acara tersebut juga turut dihadiri oleh Wakil Kapolda Aceh, Wakil Rektor I, Wakil Rektor II dan Wakil Rektor III Unsyiah, Dekan Fakultas Teknik, Wakil Dekan II dan II Fakultas Teknik, Ketua Jurusan Teknik Mesin dan Industri Unsyiah, Dosen UIN Ar-Raniry, dan para dosen Teknik Mesin Unsyiah.

Seulawah Team merupakan perwakilan Unsyiah yang akan mengikuti Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) 2017 di ITS, Surabaya, pada 16-21 Oktober mendatang. Setelah melakukan persiapan dari Agustus lalu, Seulawah Team akhirnya memperkenalkan dua robot rancangan mereka yang akan mengikuti KRTI. Adapun dua robot tersebut diberi nama Aneuk Kleung dan Cempala Kuneng. Tim yang akan berangkat pada kontes tersebut berjumlah 14 orang. Mereka merupakan mahasiswa Program Studi Teknik Mesin dan Teknik Elektro Unsyiah. Adapun dosen yang membimbing dalam pembuatan robot adalah Ir. Syahriza, M.Eng untuk robot racing plane dan Ir. Udink Aulia, M. Eng untuk robot vertical take-off and landing.

KRTI tahun ini akan diikuti oleh 77 tim yang berasal dari 33 universitas di seluruh Indonesia. Kontes yang dinaungi oleh Kementerian Ristekdikti ini memiliki empat divisi perlombaan. Adapun keempat divisi tersebut yaitu Racing Plane, Technology Development, Vertical Take-Off and Landing, dan Fixed Wings. Pada kontes kali ini, Seulawah Team akan mengikuti dua divisi yaitu Racing Plane dengan robot Cempala Kuneng dan Vertical Take-Off and Landing dengan robot Aneuk Kleung.

Aneuk Kleung menggunakan jenis quadcopter dengan frame jenis carbon fiber berukuran 650 mm. Robot ini memiliki canopy berbentuk elang sesuai dengan namanya. Adapun motor yang digunakan adalah 620Kv yang mampu mengangkut beban 4 Kg. Selain itu robot ini juga memiliki Esc 40 A, dan jenis flight controller pixhawk yang dipadu dengan raspberry pi 3 utuk pemrograman.

Sedangkan Cempala Kuneng menggunakan jenis pesawat tipe Funjet dengan lebar 940 mm dan panjang badan 700 mm. Jenis material yang digunakan adalah polyfoam dengan ketebalan 3 mm. Adapun jenis motor yang digunakan adalah EDF 3000Kv dan Esc 50 A. Selain itu, untuk flight controller robot ini menggunakan pixhawk PX4 sebagai pemrograman autonomous.

Muhammad Reza Rizky, selaku ketua Seulawah Team mengaku optimis dalam kontes kali ini. “Pasti semua optimis ingin menang. Saya juga minta dukungan teman-teman dari Unsyiah semoga bisa mengharumkan nama kampus kita di KRTI ini.” Tuturnya.

Reza juga berharap agar ke depan Seulawah Team semakin baik dan bisa mengikuti keempat divisi perlombaan dalam KRTI.

“Saya berharap minimal bisa masuk 5 besar dalam kontes kali ini. Dan ke depannya semoga Seulawah Team bisa mengikuti keempat divisi dalam KRTI.” Tutupnya. [GAS]

Posting Komentar

 
Top