0

Gambar: Logo RISTEK DIKTI
(Sumber: belmawa.ristekdikti.go.id)

Banda Aceh, www.industrialtimes.net- Dua (2) kelompok mahasiswa Teknik Industri berhasil lolos pada Kompetisi Bisnis Mahasiswa Indonesia (KBMI) 2017. Adapun judul proposal yang mendapatkan pendaan adalah Karma Creative, Usaha Event Planner Berbasiskan Teknologi yang diketuai oleh Jeyhan Satria dan Co Working  Space Bagi Mahasiswa dengan Fasilitas Print Online yang diketuai oleh Uzai Sindiko. Selain itu, ada juga mahasiswa Teknik Industri yaitu Mulya Mutawaqqil yang tergabung dalam kelompok proposal Patchouli Essential Oil dan Natural Bath Salt Khas Nilam Aceh yang diketuai oleh Muhammad Ikhsan dari Program Studi Kimia, Fakultas MIPA.

Pada tahun ini Unsyiah berhasil menyumbangkan Empat (4) tim dengan beranggotakan 16 Mahasiswa dari beberapa jurusan. Adapun anggaran pendanaan yang diberikan untuk keempat kelompok tersebut adalah Rp 72.000.000.

Hal ini menunjukkan bahwa pada tahun ini program studi Teknik Industri menyumbangkan tim terbanyak asal Unsyiah yang mendapatkan pendanaan dari program KBMI 2017.

Melansir dari sim-pkmi.ristekdikti.go.iid, KBMI merupakan wadah untuk mempraktekan ilmu dan keterampilan berwirausaha yang sudah didapat oleh mahasiswa melalui pemberian modal oleh pemerintah.


Pengumuman kelulusan KBMI 2017 sempat mengalami penundaan dikarenakan banyaknya jumlah proposal yang masuk. Awalnya pengumuman pendaan proposal rencananya diumumkan pada (23/06), akan tetapi melalui suratnya (21/06) KEMENRISTEK DIKTI menyatakan bahwa pengumuman kelulusan proposal yang mendapatkan dana diundur menjadi (12/07). [SAH]

Posting Komentar

 
Top