0
Suasana Acara Malam Puisi UPT Perpustakaan Unsyiah (19/8) (Foto: Satria Arif Hidayat)
Duta Baca Unsyiah menampilkan gaya baru dalam memperingati Hari Kemerdekaan. Gaya baru tersebut diusung dalam bentuk Panggung Ekspresi Malam Puisi bertajuk ‘Kemerdekaan Belum Usai, Bung!'. Dengan menggandeng Relax and Easy Crew, persiapan acara dalam tiga hari tersebut tampaknya menuai kesuksesan.

Awalnya, acara ini merupakan wadah berkumpul bagi para pecinta puisi dari berbagai kalangan. Namun bertepatan dengan Hari Kemerdekaan, acara ini diusung sebagai pembangkit kesadaran untuk setiap individu demi memaknai dan merenungi apa arti kemerdekaan yang sesungguhnya. Namun melihat fenomena dewasa ini, makna kemerdekaan belum tercapai sepenuhnya. Hal inilah yang mendorong Duta Baca Unsyiah sebagai penjembatan penyampaian emosi dari seniman-seniman yang ada di Aceh.

Momentum ini turut dihadiri oleh Rafli Kande, Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unsyiah, Dosen & Staff Unsyiah, Mahasiswa & Alumni Unsyiah, Perwakilan Lembaga Pusat Seni Unsyiah & ICAIOS, beberapa penulis puisi, Perwakilan Ikatan Duta-duta dan beberapa komunitas dari berbagai bidang, serta masyarakat umum turut memenuhi seantero Libri Café yang menjadi bagian dari UPT Perpustakaan Unsyiah ini.

Acara ini mempersembahkan sederet penampilan dalam bentuk puisi, akustik, musikalisasi puisi serta lantun aceh. Klimaks acara yang paling mengharukan terjadi ketika penampilan puisi dari Duta Disabilitas Banda Aceh. Rasa haru memuncak dengan penyampaian sejuta makna dalam puisi tersebut yang seakan menampar kita dengan cara pandang terhadap kaum disabilitas di sekitar kita. Penampilan itu berhasil membuat riuh penonton di penghujung penampilannya dengan standing applause  sebagai hadiah dari penampilan yang memukau tersebut. 

Taufiq Abdul Gani selaku ketua UPT Perpustakaan Unsyiah turut mengapresiasi acara positif ini. Ia berharap Perpustakaan Unsyiah bisa lebih dari sekadar perpustakaan sebagai tempat baca pada umumnya. 
"Saya mendukung acara ini karena ingin perpustakaan menjadi more than just a library, yang memotivasi dan menginspirasi" Tutupnya. [AMN]


Editor: Gita Aulia Sinaga

Posting Komentar

 
Top