0
Photo kegiatan pengambilan ampas tebu
(Sumber: Karmila)

Sigli, Industrialtimes.net- Disebabkan oleh semakin meningkatnya limbah ampas tebu, sekelompok mahasiswa Teknik Kimia Universitas Syiah Kuala tergerak melakukan penelitian untuk mengurangi limbah ampas tebu dengan mengubahnya menjadi nanoselulosa.

Bekerja sama dibawah bimbingan Dr. Ir. Sri Aprilia MT. Kelompok mahasiswa tersebut terdiri dari Karmila sebagai ketua pelaksana dan tiga orang anggota yaitu Aulia Chintia Ambarita, Faisal Yusupi Guswara, dan Muhammad Adam Armando.

Nanoselulosa sendiri merupakan material baru yang dibantrol dengan harga tinggi, namun sering kali pembuatannya berasal dari kayu pohon, sehingga dapat merusak lingkungan akibat penebangan pohon. Oleh karena itu, ampas tebu dinilai lebih ekonomis penggunaannya.

Dalam proses pengubahannya, Nanoselulosa dibuat dengan cara hidrolisa asam menggunakan larutan asam formiat. Ciri khas yang membedakan penelitian ini dengan penelitian lainnya yaitu pada penggunaan katalis ferric chloride (FeCl3) dan larutan asam berkosentrasi rendah.

“Saya berharap penuh suatu saat ada perusahaan yang memproduksi selulosa maupun nanoselulosa, dapat bekerja sama dengan Teknik Kimia Unsyiah untuk mengembangkan research-nya disini” Ujar Aulia penuh harapan.

Dibiayai oleh Direktorat Jendrat Pendidikan Tinggi (Dikti) melalui Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) bidang penelitian, penelitian ini telah dilaksanakan di laboratorium dasar teknik kimia unsyiah selama 4 bulan.

Nantinya, ke empat mahasiswa tersebut akan diberangkatkan ke Makassar pada tanggal 23-28 Agustus mendatang untuk bersaing secara nasional dalam event Pekan Ilmiah Nasional (PIMNAS) ke 30.

Kiriman            : Karmila

Editor               : Fariz Aulia Alzi

            

Posting Komentar

 
Top