0
Perpustakaan Unsyiah Adakan Pelatihan SLiMS
(Foto : Albizzia Haura)

Banda Aceh, industrialtime.net – Perpustakaan merupakan tempat yang penting terutama bagi mahasiswa. Maka dari itu, perpustakaan haruslah memiliki fasiltas yang memadai seiring dengan perkembangan teknologi yang pesat dan ilmu pengetahuan yang semakin luas. Untuk mengikuti perkembangan tersebut, UPT. Perpustakaan Unsyiah menerapkan SLiMS (Senayan Library Management System) sebagai sistem manajemen perpustakaaan dan teknologi lainnya. Sehubungan dengan meningkatnya kemajuan dan penerapan teknologi pada perpustakaan unsyiah, timbul banyak pertanyaan dari berbagai perpustakaan lainnya. Maka dari itu, UPT. Perpustakaan Unsyiah mengadakan pelatihan nasional SLiMS untuk perpustakaan dan Pusdokinfo berbasis digital.

Pelatihan ini berlangsung selama 2 hari dimulai dari hari selasa hingga rabu (16 – 17/ 5). Bertempat di perpustakaan unsyiah, agenda ini ikuti oleh 15 peserta dari Universitas Methodist Indonesia Medan, Khatolik Saint Thomas Medan, Puslit Kelapa Sawit PTP Medan, Akbid Langkat, Universitas Bangka Belitung, Universitas Raja Ali Tanjung Kep. Riau, Universitas Muhammadiyah Aceh, Universitas Malikussaleh, IAIN Cot Kala, dan Dinas Syariat Islam Aceh.

Dalam pelatihan ini, para peserta mendapatkan pelatihan tentang bagaimana mengoperasionalkan SLiMS serta cara mengintegrasikannya dengan pelayanan mandiri RFID lewat middleware SIP2 RFID yang digunakan oleh perpustakaan Unsyiah.

“Banyak hal yang saya dapat dari pelatihan ini seperti bagaimana mengoptimalkan SLiMS, pengamanan koleksi perpustakaan, dan peminjaman buku mandiri." ujar Arja Kusuma perwakilan dari Universitas Bangka Belitung.

Rugun Damanik dari Universitas Methodist Indonesia Medan mengungkapkan manajemen perpustakaan Unsyiah dinilai terus membaik dilingkup sumatera dari tahun ke tahun. Tentunya hal ini akan menginspirasi perpustakaan yang lain. 

"Unsyiah sudah oke dan sudah maju, kami juga ingin bisa seperti Unsyiah. Harapannya penerapan aplikasi yang diterapkan di unsyiah juga bisa kami terapkan di tempat kami. “ tutupnya.

Melihat antusiasme para peserta, kepala perpustakaan mewacanakan akan membuat peltahin yang serupa di tahun yang akan datang. Direncanakan tahun depan akan dilaksanakan di jogja. Hal ini agar lebih banyak peserta yang bisa berpartisipasi dan tidak memberatkan peserta dalam pendanaan. (ZN) (AM)

Editor : Fariz Aulia Alzi

Posting Komentar

 
Top