0
Photo bersama Mahasiswa Teknik Mesin dan Tim Lamuri
(Sumber: Rizky Fernanda)


Banda Aceh, Industrialtimes.net- Mahasiswa Teknik Mesin Unversitas Syiah Kuala kembali membanggakan Aceh. Tidak hanya melalui karya Malem Diwa, Ie Dhit dan Water Bike, kali ini para teknokrat muda tersebut berhasil menjadi tim pertama yang mewakili Unsyiah untuk Provinsi Aceh untuk mengikuti Kontes Robot Indonesia (KRI).

Melansir dari situs resminya, Kompetisi Robot Indonesia (KRI) adalah kegiatan kontes bidang robotika yang diikuti tim mahasiswa dari institusi yang terdaftar di KEMENRISTEK DIKTI. Pada regional 1 meliputi Sumatera dan sekitarnya, lomba diselenggarakan di Universitas Sriwijaya Palembang pada (22-24/05). Acara ini diikuti oleh 49 tim yang terbagi dalam empat divisi lomba yaitu, Kontes Robot ABU Indonesia (KRAI) yang diikuti oleh 11 tim, Kontes Robot Pemadam Api Indonesia – Berkaki (KRPAI Berkaki) yang diikuti oleh 15 tim, Kontes Robot Seni Tari Indonesia (KRSTI) yang diikuti oleh 11 tim, Kontes Robot Sepak Bola Indonesia - Beroda (KRSBI Beroda) yang diikuti oleh 12 tim.

KRI 2017 diselenggarakan dalam 4 wilayah tingkat Regional, yaitu wilayah 1 meliputi Sumatera dan sekitarnya; regional 2 meliputi wilayah Jawa Bagian Barat, Kalimantan, dan Sulawesi; Regional 3 meliputi Wilayah Jawa Bagian Tengah, Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan; Regional 4 meliputi wilayah Jawa Bagian Timur, Bali, NTB, NTT, wilayah Maluku dan wilayah Papua.

Pada Sabtu (20/05) Tim yang beranggotakan Mahasiswa Teknik Mesin angkatan 2015 ini, melakukan Launching Robot Sepak Bola dari tim Lamuri untuk mengikuti KRI 2017 di Universitas Sriwijaya Palembang. Launching bertempat di Fakultas Teknik Unsyiah dan dihadiri oleh Rektor, Dekan, Wakil dekan III dan staff Fakultas Teknik Unsyiah.

Selain memperkenalkan robot Lamuri, Kegiatan ini juga sekligus menjadi acara pelepasan Tim Lamuri ke Palembang untuk mengikuti KRI. Pelepasan ini dilakukan langsung oleh Rektor Unsyiah.

Teuku Hakim Al-Furqon selaku ketua Tim Lamuri ketika diwawancarai oleh tim Industrial Times menyatakan “Saya berharap agar mahasiswa Unsyiah lebih kritis dan berpartisipasi dalam kompetensi nasional demi membangun pendidikan Aceh. [Yustia Novita P.N.]


Editor: FAA/SAH

Posting Komentar

 
Top