0
Ilustrasi SKPI (Surat Keterangan Pendamping Ijazah)

Banda Aceh, Industrialtimes.net- Dalam dunia kerja., perkembangan sistem ketenagakerjaan dan persaingan pun akan semakin kompleks. Hal ini dikarenakan akan ada banyak lulusan sarjana yang dilepaskan secara bersamaan nantinya, bahkan dengan konsentrasi bidang yang sama. Namun angka kelulusan yang terus meningkat ini berbanding terbalik dengan jumlah lowongan pekerjaan yang tersedia.

Selain itu, hal yang menjadikan probelamatika kerja menjadi lebih kompleks lagi ialah perusahaan memeiliki kualifikasi sendiri dalam melakukan perekrutan tenaga kerjanya. Kemampuan akan Hars Skill dan Soft Skill mumpuni dibidang yang diinginkan tentu menjadi persyaratan khusus bagi para pelamar yang mendaftar agar sesuai dengan spesifikasi tertentu oleh perusahaan.

Tentu untuk mendapatkan rekrutmen terbaik, perusahaan juga mensyaratkan adanya dokumen khusus terkait kemampuan yang dimiliki oleh para pelamar kerja nantinya. Namun pada kenyataannnya, hal ini menjadi kendala tersendiri bagi para calon pelamar dikarenakan ijazah sebagai modal utama dalam melamar kerja, belum mampu menginterpretasikan kemampuan mereka selama ini. Sehingga dibutuhkan suatu dokumen khusus yang mampu menginformasikan kemampuan mereka dalam berkas lamaran yang mereka ajukan nantinya.

Oleh karena itu, untuk dapat menyelesaikan problematika tersebut. SKPI (Surat Keterangan Pendamping Ijazah) dihadirkan sebagai bentuk hasil capaian oleh para lulusan nantinya. SKPI bukanlah pengganti Ijazah sebagai transkrip nilai selama kuliah. Namun, SKPI akan mendampingi Ijazah sebagai kualifikasi atas capaian yang telah dicapai.

SKPI atau disebut juga Diploma Supplement diberikan dalam bentuk lembar kertas yang berisi narasi deskriptif yang menjelaskan apa saja pencapaian yang telah dicapai oleh mahasiswa, baik itu kegiatan akademik, organisasi maupun kegiatan sosial lainnya. SKPI juga dapat digunakan ketika lulusan akan bekerja diluar negeri. Hal ini dikarenakan, kehadiran SKPI telah diakui oleh dunia kerja Internasional. Sehingga juga akan memudahkan pelamar dan penyedia pekerjaan dalam proses seleksi baik di skala nasional dan internasional.

Meski sistem ini akan mulai dirasakan oleh para lulusan pada bulan Mei 2017 mendatang, harapan yang ingin dicapai dengan diterapkannya SKPI ini adalah mahasiswa tidak hanya menerapkan sistem ini hanya karena sekadar untuk menambah daftar dalam SKPI saja, akibatnya tidak ada capaian soft skills yang diperoleh. Oleh karena itu, diperlukan pendataan yang baik, sebab dikhawatirkan akan ada kegiatan-kegiatan yang diragukan pelaksanaannnya hanya karena untuk memenuhi SKPI. Sehingga untuk mencegah hal ini, Universitaslah yang patutnya selalu mengawasi dan menjalankan sistem dengan baik dan jujur bagi para calon lulusannya.

Sebagai salah satu syarat kelulusan mahasiswa nantinya, kehadiran SKPI ini diharapkan mampu meningkatkan mutu kualifikasi dari para lulusan. Dikarenakan SKPI ini dapat menjadi parameter yang dinilai oleh penyedia pekerjaan terkait Soft Skills lulusan selain lembar Ijazah sebagai hasi dari kemampuan Hard Skills seseorang. Sehingga, mahasiswa secara dinamis akan terus memajukan dan melibatkan diri dalam kegiatan diluar akademik kampus dengan harapan terjadinya perimbangan pada kemampuan Hard Skill serta Soft Skill yang dimiliki sebagai langkah peningkatan mutu kualifikasi dari para lulusan untuk siap terjun ke dunia kerja.


Pengirim : Muhammad Fadli

Editor      : Fariz Aulia Alzi


Posting Komentar

 
Top