0

Lhokseumawe, industrialtimes.net - Komisi Pemilihan Raya (KPR) Unsyiah 2016 mengadakan sidang pleno terkait pemilihan ketua BEM dan DPM Unsyiah 2016. Kegiatan yang berlangsung di ruang flamboyan ini tidak hanya dihadiri oleh para calon ketua BEM dan DPM Unsyiah, namun juga sejumlah mahasiswa Unsyiah. Meski mengalami pengunduran waktu, sidang pleno pemira Unsyiah 2016 pada Sabtu (17/12) dinilai berjalan tertib dan khidmat. 

Seperti yang telah diketahui, pemilihan raya Unsyiah 2016 telah sukses dilaksanakan pada Kamis (15/12) lalu. Berdasarkan hasil suara yang telah didapatkan, Rachmad Faisyal dengan nomor urut dua berhasil unggul dari kedua calon lainnya. Sidang pleno sendiri merupakan agenda evaluasi jalannya pemira, mulai dari masa kampanye hingga masa pemilihan. Pada agenda ini, dilakukan pengecekan terhadap sportivitas dari setiap kandidat dan mempertimbangkan setiap gugatan yang disampaikan. Setelah berlangsung sekitar dua jam, diputuskan dengan resmi bahwa Rachmad Faisyal terpilih sebagai Ketua BEM Unsyiah untuk periode 2016/2017 dengan 6636 suara pemilih.

Meskin berjalan dengan lancar, terdapat persoalan yang didapati pada penetapan DPMU. Hal ini terkait adanya dua calon dari Fakultas Pertanian yang memperoleh nilai yang sama saat pemira. Menyikapi hal ini, pihak KPR menyatakan akan menunda penetapan DPMU hingga minggu depan. Waktu ini akan digunakan untuk pengadaan rapat berdasarkan data arsip yang telah terkumpul dan juga untuk persiapan penetapan DPM Unsyiah periode 2016/2017. [TAW]

Posting Komentar

 
Top