0
Dari kiri ke kanan: Dr. Effendi Hasan, M.A., Radhi Darmansyah, M.Sc., Kurniawan, S.H., LLM, Nuh Anisah M.SI.




Banda Aceh, industrialtimes.net – Kritis melihat isu politik yang tengah menjadi perhatian masyarakat dan peran presiden dalam menanganinya, laboratorium ilmu politik Unsyiah menggelar diskusi publik. Kegiatan yang berlangsung di aula Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik ini berlangsung pada Rabu (16/11) dengan beberapa pemateri pilihan. Tidak hanya mahasiswa, diskusi publik ini juga turut dihadiri oleh dosen dan perwakilan dari pihak politisi.

Membahas mengenai proteksi negara dalam menjaga marwah presiden sebagai simbol negara dan substansi demokrasi Indonesia, kegiatan ini dimulai oleh Radhi Darmansyah selaku pakar resolusi konflik sebagai moderator. Effendi Hasan selaku pakar Ilmu Politik memaparkan keadaan politik Indonesia saat ini. Terutama mengenai masyarakat yang telah banyak menyalahgunakan maksud demokrasi dalam mengekpresikan ketidakpuasan terhadap presiden, seperti membuat berbagai meme yang dinilai sebagai penghinaan. Disamping itu, Effendi juga memaparkan peran masyarakat yang seharusnya diterapkan dalam menghargai dan membantu presiden juga pemerintahan agar menjadi lebih baik.

Kurniawan selaku pakar ilmu hukum tata negara, melanjutkan materi mengenai beberapa hukum dalam UUD 1945 dan KUHP sehubungan dengan isu ini. Kurniawan memaparkan bahwa dalam hukum, presiden bukanlah simbol negara, melainkan simbol dari hasil demokrasi dengan posisi sama seperti lembaga negara. Maka dari itu, pelecehan terhadap presiden disamakan dengan pelecehan terhadap pribadi individu atau masyarakat. Materi terakhir disampaikan oleh Nur Anisah selaku pakar ilmu komunikasi. Nur Anisah memaparkan cara komunikasi yang ideal dan menyampaikan aspirasi serta pendapat dengan baik. Kebebasan berbicara dan berpendapat juga harus tetap memiliki moral dan etika. Selain itu, hal penting dalam komunikasi adalah tersampaikan atau tidaknya pesan yang ingin diberikan.

Dengan pemaparan berbagai informasi dan materi mengenai keadaan politik, hukum dan kiat komunikasi dalam diskusi ini, Ubaidullah selaku ketua pelaksana berharap akan adanya solusi dalam menangani isu politik yang berkembang. Ubaidullah juga menyampaikan harapannya terhadap presiden agar lebih sigap dalam bertindak menangani permasalahan politik, sebelum permasalahan tersebut memacu tindakan dari masyarakat. [TAW]





Posting Komentar

 
Top