0
 
Konferensi Pers PEMIRA 2016 oleh KPR Unsyiah


Banda Aceh, Industrialtimes.net- Komisi Pemilihan Raya (KPR) Unsyiah sukses mengadakan konferensi pers terkait  Pemilihan Raya (PEMIRA) calon ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan anggota Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Unsyiah, sabtu (26/11). Bertempat di ruang seminar lantai 1 gedung gelanggang mahasiswa unsyiah, KPR memberikan keterangan berkenaan dengan persiapan serta target untuk PEMIRA tahun 2016.



Dibuka oleh moderator, pihak KPR mengawali konferensi dengan menjelaskan tahapan-tahapan dari pelaksanaan PEMIRA. KPR juga terus melakukan sosialisasi mengenai PEMIRA kepada para mahasiswa unsyiah baik melalui surat pemberitahuan, media kampus, media sosial, dan pemasangan spanduk di setiap fakultas yang ada di Unsyiah.



Sosialisasi ini sendiri bertujuan agar informasi mengenai PEMIRA dapat tersebar ke seluruh mahasiswa Unsyiah. Sehingga mahasiswa sebagai pemilih pun siap untuk mengikuti jalannya  pesta demokrasi yang dilaksanakan sekali dalam setahun ini.



Namun demikian, Mario selaku ketua KPR Unsyiah 2016 menyatakan bahwa pada PEMIRA beberapa tahun ini, minat dari pemilih masih kurang yang hanya sampai 40% saja dari total mahasiswa yang ada di unsyiah. Oleh karena itu, KPR mengharapkan kepada semua mahasiswa untuk saling mengajak dalam menyukseskan PEMIRA 2016.



“Harapan kami pada PEMIRA tahun ini ialah dapat mengurangi banyaknya mahasiswa yang tidak memilih, dan target KPR ialah meningkatkan jumlah pemilih menjadi 60% dari total mahasiswa Unsyiah yang berjumlah 23000 berdasarkan dari UPT. PUKSI Unsyiah” tambah Mario lagi.



Kini KPR tengah bersiap untuk melakukan proses pendaftaran bagi para calon ketua BEM dan DPM Unsyiah yang akan mendaftar dan mengikuti seleksi pada tanggal 28 November hingga 3 Desember mendatang. Berdasarkan rencana yang telah dibuat,  PEMIRA untuk calon ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan anggota Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Unsyiah akan dilaksanakan pada tanggal 15 Desember 2016 mendatang. (FAA) (BK)

Posting Komentar

 
Top