0


Banda Aceh, industrialtimes.net – Kementerian Kesejahteraan Mahasiswa BEM Unsyiah mengadakan perjanjian dengan PT. KHAIKA ORINDO sebagai perusahaan penyedia jas almamater Unsyiah angkatan 2015. Perjanjian yang telah dilaksanakan pada Jumat (15/7) berlangsung di Gedung Biro Kemahasiswaan Unsyiah. 

Syakir Daulay, selaku Menteri Kesejahteraan Mahasiswa menjelaskan bahwa perjanjian dibuat terkait polemik pengadaan jas almamater yang terjadi setiap tahun. Sehingga dengan adanya perjanjian ini, diharapkan akan menjadi pegangan yang berkekuatan hukum untuk mengawal penyediaan jas almamater ini. 

“Kita akan kawal pengadaan jas almamater ini sesuai janji yang telah disepakati, baik waktu penyelesaiannya maupun kualitas jas almamaternya”. Kata Syakir.

Berdasarkan pernyataan Syakir, perjanjian ini telah ditandatangani bersama dengan tembusan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Kepala Biro Kemahasiswaan, Ketua PPK Unsyiah, Ketua BEM Unsyiah dan Ketua DPM Unsyiah. Menurut perjanjian, jas almamater Unsyiah angkatan 2015 paling lambat sampai di kampus Unsyiah pada 5 September 2016. 

Syakir juga menambahkan, perjanjian ini memiliki tiga poin. Poin pertama adalah BEM Unsyiah menerima barang berupa jas almamater mahasiswa angkatan 2015 sebanyak 5.600 pcs dari pihak PT. KHAIKA ORINDO paling lambat pada tanggal 5 September 2016. Poin kedua, barang yang diterima pihak BEM Unsyiah sebagaimana dimaksud pada poin 1 harus sesuai dengan warna dan kualitas sampel yang telah ditandatangani bersama. Dan poin terakhir, jika pihak PT. KHAIKA ORINDO tidak meyediakan barang dimaksud dengan kualitas dan ukuran yang telah disepakati pada tanggal yang telah ditentukan, maka Unsyiah tidak akan menerima barang dan tidak akan melakukan pembayaran.

Syakir berharap dengan adanya perjanjiaan ini, pihak penyedia berkomitmen dan selesai tepat waktu. Sehingga permasalahan almamater ini bisa selesai dan setiap tahun mesti ada pembenahan terkait penyediaan jas kebanggaan mahasiswa Unsyiah ini.

Posting Komentar

 
Top