0
Keadaan di dalam rumah kaca yang telah digunakan. (Foto: Feneubrina Bainirad)

Banda Aceh, IndustrialTimes.net - Rumah kaca yang berada di Fakultas Pertanian Unsyiah kini telah aktif beroperasi. Diresmikan pada tanggal 1 Maret 2016, rumah kaca ini sudah mulai digunakan sebagai pusat penelitian mahasiswa dan dosen. Praktikum mata kuliah mahasiswa pertanian juga mulai dilakukan di rumah kaca ini. 

"Rumah kaca (Green House) ini adalah bangunan yang diperuntukkan untuk penelitian atau percobaan yang berkaitan dengan tanaman." jelas Efendi, peneliti di rumah kaca tersebut.

Beliau juga menyebutkan bahwa salah satu tujuan pembuatan rumah kaca ini adalah untuk simulasi perubahan iklim. Perubahan iklim dikhawatirkan akan membuat tanaman-tanaman tidak bisa berproduksi lagi dan akan terjadi gagal panen. Beliau menambahkan, bahwa Aceh juga memiliki kekayaan plasma nutfah (keragaman tanaman) yang banyak dan unggul. Berbagai tanaman Aceh seperti nilam dan pinang juga telah diekspor ke berbagai negara seperti India, Prancis dan negara Eropa lainnya. Jadi, dengan kekayaan plasma nutfah yang dimiliki, Aceh diyakini memiliki potensi untuk mengatasi pemanasan global masa depan.

Rumah kaca yang berada dibawah pengelolaan kepala kebun percobaan, Syafruddin, tengah melakukan riset terhadap padi yang menjadi salah satu unggulan Fakultas Pertanian. Menurut Efendi, padi-padi Aceh lebih baik daripada varietas nasional, namun memiliki satu kelemahan yaitu umurnya yang panjang. Hal inilah yang menyebabkan para petani tidak mau menanam padi Aceh walaupun memiliki banyak keunggulan.

Dalam menanggapi hal ini, Fakultas Pertanian Unsyiah sedang melakukan penelitian untuk memendekkan umur padi tersebut. Penelitian ini sepertinya sudah menemui titik terang karena sudah dapat memendekkan umur padi yang awalnya 150 hari menjadi 100 hari. Untuk memudahkan jalannya penelitian, Fakultas Pertanian telah menjalin kerja sama dengan Badan Tenaga Atom Nasional. Bahkan sudah ada MoU antara Rektor Unsyiah dengan badan nasional tersebut.

“Harapannya mahasiswa Fakultas Pertanian Aceh bisa membuat penelitian untuk menghasilkan produk-produk unggulan baru yang orang lain tidak bisa buat." Tutupnya. [FM]

Posting Komentar

 
Top