0
Hasrizal, ketua BEM Unsyiah.


Banda Aceh, industrialtimes.net - Pembubaran ajang Indonesia Model Hunt yang dilakukan oleh pemerintah Kota Banda Aceh (28/2) banyak mendapat dukungan, salah satunya dari Ketua BEM Unsyiah. Menurut Hasrizal, pihaknya sangat setuju terhadap pembubaran ajang yang dipimpin langsung oleh Walikota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal  tersebut karena sudah mencederai syariat islam yang ada di Aceh.

“Kita mengapresiasi kinerja pemerintah Kota Banda Aceh. Kita juga menyayangkan tindakan orang yang melecehkan syariat islam di Aceh. Ditengah adanya isu LGBT dan pelecehan syariat islam, muncul lagi ajang Indonesia Model Hunt itu. Kita dari pihak BEM sangat mengapresiasi," tutur Hasrizal.

Hasrizal yang ditemui tim Industrial Times pada Kamis (3/3) juga memberikan komentar terkait statement Mendagri yang ingin mengkerdilkan kekhususan Aceh. Menurutnya, Mendagri mencoba untuk mengintervensi hak otonomi khusus Aceh.

“Kita sangat menyayangkan sikap Mendagri yang ingin mengkerdilkan kekhususan Aceh. Namun akhirnya, kita mendapat klarifikasi dari Mendagri jika itu dilakukan di provinsi lain," katanya.

Terkait dengan kedua hal tersebut, terdapat upaya dari pihak asing yang ingin mengkontaminasi penegakan syariat islam di Aceh.

“Kita menyuarakan aspirasi masyarakat. Hal-hal yang seperti itu harus dilawan. Kita juga berharap kontrol langsung dari pemerintah Kota Banda Aceh agar hal yang demikian dapat diantisipasi," tambahnya. (RF/QND/CA)

Posting Komentar

 
Top