0
Aksi Demo BEM Unsyiah Di  Depan Kantor PLN Aceh (foto : Bem Unsyiah)
Banda Aceh, industrialtimes.net- Setelah beberapa kali mengalami pemadaman, masyarakat Kota Banda Aceh akhirnya bereaksi. Diprakarsai Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Syiah Kuala, digalanglah aksi unjuk rasa ke Kantor PLN Aceh, senin (14/3).

Aksi bertajuk “Terbitlah Terang, Listrik untuk Aceh” ini berlangsung dari jam 10.00 – 11.00 WIB dan dilatar belakangi oleh ketidakpuasan masyarakat terhadap pemadaman yang dilakukan PLN Aceh pada beberapa hari terakhir. Fokus dari aksi yang berlangsung adalah penambahan daya listrik ke Aceh.

Peserta aksi menuntut komitmen PLN Aceh untuk meningkatkan kinerjanya, meminta reaksi tanggap PLN Aceh dalam mengatasi permasalahan kekurangan daya listrik, mendesak pemerintah menciptakan kedaulatan listrik, mendesak keseriusan PLN Aceh dalam mengatasi krisis listrik, dan menuntut pelengseran Kepala PLN Aceh jika dalam waktu dekat tidak ada perubahan.

"Kita mengharapkan semua pihak pemerintah daerah dan PLN untuk fokus dalam mengatasi kelangkaan listrik di Aceh demi mewujudkan kedaulatan listrik.” ungkap Hasrizal, Ketua BEM Unsyiah.

Yang menjadi motif aksi adalah kebutuhan masyarakat akan daya listrik merupakan kebutuhan yang sangat vital. Namun, pemadaman listrik sudah hampir seperti pemandangan sehari-hari dan tak sedikit pelaku bisinis dan masyarkat umum yang dirugikan. Keadaan tersebut menjadi pertimbangan BEM Unsyiah dalam memprakarsai aksinya.

BEM Unsyiah juga sempat menyerahkan sebuah lampu minyak kepada pihak PLN sebagai bentuk simbolis atas masyarakat yang tidak dapat menikmati listrik dengan optimal. Aksi inipun mendapat tanggapan postif dari pihak PLN yang berjanji mulai senin malam (14/3) tidak akan ada pemadaman lagi. [JA]

Posting Komentar

 
Top