0
Sumbangan mengharukan melalui Syam Organizer untuk Suriah. (Foto: Fariz Aulia Alzi)



Banda Aceh, industrialtimes.net - Tabligh akbar solidaritas untuk masyarakat Suriah sukses terselenggara, Minggu (14/2), di masjid Kopelma Unsyiah. Bertajuk "Syam Menagis, Madaya Menjerit", tabligh akbar ini dilaksanakan oleh Syam Organizer, sebuah lembaga khusus untuk rakyat Syam. Banyak kalangan masyarakat yang hadir sebagai bentuk kepedulian terhadap penderitaan dan kesulitan muslim di Suriah yang mulai terasingkan oleh ummat. 

Tabligh akbar ini merupakan salah satu tabligh yang digelar serentak di 26 kota di seluruh Indonesia yakni Banda Aceh, Tebing Tinggi, Binjai, Jakarta, Bandung, Semarang dan kota-kota lainnya. Tabligh akbar diisi dengan pemutaran video pengeboman, korban kekejaman rezim Bashar Assad dan juga video dokumentasi sumbangan bantuan muslim Indonesia untuk Syam melalui Syam Organizer. Dalam tabligh ini, Fathuddin selaku pemerhati Syam dari Syam Organizer menyampaikan bahwa PBB menilai Suriah adalah krisis kemanusiaan terbesar yang pernah terjadi dan menjadikan Bashar Assad sebagai penguasa terkejam. Beliau juga memaparkan kondisi terbaru negeri Syam yang dilanda kelaparan karena pemblokadean yang dilakukan oleh tentara Bashar Assad.

“Lihatlah madaya di negeri Syam saudaraku, lihat orang yang dibiarkan mati kelaparan di sana saat tentara Bashar memblokade semua makanan yang datang. Lihatlah anak kecil yang memakan rerumputan untuk makan, yang mengais sampah untuk mengisi perut dan bayi yang kurus kecil sakit tak mampu diberikan susu.” Ungkapnya.

Menyikapi kondisi Suriah, Fathuddin juga menekankan untuk lebih peduli, mengingat tidak banyak tindakan yang dilakukan oleh dunia. Selain itu, Fakruddin Lahmudin selaku pembicara dalam tabligh ini mengajak hadirin untuk mendo’kan dan membantu meringankan beban muslim Suriah. Di akhir acara, Syam Organizer menggalang dana  pada hadirin yang datang untuk rakyat Suriah. Sesuai informasi yang didapatkan, jumlah dana yang diterima ialah 17 juta lebih, 1 jam tangan, 1 handphone, 1 kalung emas, 1 plat emas batangan bernilai 1 juta rupiah, 1 buah dompet beserta isinya, dan 1 cincin emas. [FAA]

Posting Komentar

 
Top