0
Kuliah Kerja Nyata, (Foto: Unsyiah.ac.id).
Banda Aceh, Industrialtimes.net- Penyelengaraan KKN (Kuliah Kerja Nyata) periode 10 Unsyiah diwarnai dengan tidak dikeluarkannya dana KKN yang biasa dikeluarkan oleh Rektorat. Meski begitu Rektor Unsyiah, Samsul Rizal, menerangkan bahwa penutupan anggaran KKN tersebut dikarenakan penggunaan biaya bisa mempergunakan anggaran dana Desa.

"Tahun ini kita tidak angarkan dana desa karena didesa itu ada uang ratusan juta. Anda (Mahasiswa) harus membantu para kepala desa untuk membuat program-program, jangan sampai uang itu dikembalikan. Membuat program-program jadi tugas mahasiswa membantu para kepala desa, membuat program  pertangung jawaban yang bersih dan baik, menggunakan uang itu dengan baik sehingga desa akan terbangun" Ujar Samsul Rizal saat kegiatan serah terima Mahasiswa KKN di halaman tengah kantor Bupati Pidie, Senin(12/1).

Tidak dikeluarnya anggaran KKN ini sebelumnya menjadi isu perbincangan di kalangan mahasiswa KKN periode 10, karena sebelumnya penyaluran anggaran KKN sudah menjadi tradisi di setiap periodenya.

Kuliah Kerja Nyata Unsyiah periode 10 ini diikuti oleh  1636 mahasiswa/i, dengan 942 putra, 694 putri, yang terdiri dari 11 Fakultas. Peserta KKN ini  nantinya akan ditempatkan di tujuh kecamatan yang berada di kabupaten Pidie selama satu bulan penuh. [Marja Zaila/Maulana Azmi S/Muhammad Suhail]

Posting Komentar

 
Top