0
Salah Satu Gerakan Mahasiswa Mengenai Kasus SK DO Ronny Setiawan. 


Banda Aceh, Industrialtimes.net - Masalah SK DO Ketua BEM Universitas Negeri Jakarra (UNJ) menuai perhatian mahasiswa Indonesia. Hasrizal, Ketua BEM Unsyiah terpilih, menyatakan kekesalannya terhadap tindakan Rektor UNJ yang mengeluarkan SK DO untuk Ketua BEM UNJ, Ronny Setiawan. Hasrizal melihat bahwa kasus ini penuh dengan muatan politis dan kepentingan pribadi. 

Hasrizal menilai pergerakan mahasiswa di UNJ saat ini ada dan aktif. Di sisi lain, Rektor UNJ merasa posisinya sangat terdesak, sehingga mengambil keputusan sepihak mengenai SK DO. Ini mengakibatkan pergerakan mahasiswa UNJ merasa dibungkam. Padahal mereka sedang mengamati beberapa kasus, baik kasus internal UNJ maupun kasus eksternal UNJ.

“Saya merasa ada yang janggal dan melihat ini merupakan keputusan sepihak. Karena jika dilihat lagi rentetan kronologi kebelakang, seperti ada hal-hal yang terdesak dan ingin ditutupi. Padahal kalau memang tuntutan Rektor UNJ adalah mengenai Undang-Undang ITE dan pencemaran nama baik, maka langkah yang seharusnya diambil adalah melapor kepada pihak yang berwajib untuk diproses dan pihak berwajiblah yang berhak memberikan sanksi. Tidak dengan langsung mengeluarkan SK DO yang ditujukan kepada Ronny Setiawan sebagai Ketua BEM UNJ." ujar Hasrizal.

Saat ini BEM Unsyiah sebagai salah satu anggota Aliansi BEM Seluruh Indonesia juga telah mengeluarkan tiga poin tuntutan yang sama dengan BEM lainnya. Tuntutan tersebut meliputi mencabut SK DO, menuntut pihak Rektorat meminta maaf kepada mahasiswa dan yang terakhir meminta Dikti untuk mengusut kasus tersebut karena memang Aliansi BEM melihat ada keterlibatan pihak Rektorat pada kasus ini.

“Sebenarnya pihak dari Aliansi BEM Seluruh Indonesia menilai apa yang telah dilakukan pihak Rektorat UNJ tidak sesuai karena tidak dilakukan sesuai proses hukum yang ada saat ini. Kami akan menerima jika memang salah tapi jika benar kami akan terus mendukung Ronny Setiawan. Jika ditanya apa yang akan dilakukan untuk kedepannya dalam membela Ronny Setiawan maka kami akan menghimpun masa yang lebih besar. Apabila kita perlu menduduki UNJ maka saya akan berangkat dari Banda Aceh ke sana demi membela kebenaran apabila itu memang benar." ujar Hasrizal. [ZART]


Posting Komentar

 
Top