0
Narasumber  Bersama PD III Fakultas Teknik Unsyiah. (Foto: JaplisAntoni/IT)
Banda Aceh, industrialtimes.net- Sehubungan dengan diadakannya kuliah umum rutin seri ke-12 alumni Teknik Unsyiah, salah satu narasumber, Abdul Hadi (Teknik Kimia 1988) mengungkapkan besarnya peluang kerja tamatan teknik baik di luar maupun di dalam negeri. Kuliah umum ini diprakarsai oleh KAFT yang bertempat di Balee Keurukon FT Unsyiah, Rabu (30/12).

Kuliah umum bertajuk “Motivasi dan Berbagi Pengalaman Kerja dari Alumni Teknik Unsyiah untuk Mahasiswa Teknik dalam Rangka memasuki Era masyarakat Ekonomi ASEAN 2015” ini juga menghadirkan narasumber lain, yaitu Muhammad Soehorokasih (Teknik Sipil 1968) dan dimoderatori oleh Alhamidi Yusran (alumni teknik 1988).

Menurut Abdul Hadi, belakangan ini rakyat Indonesia kebanyakan hanya menjadi penonton persaingan pasar global. Padahal ada banyak kesempatan kerja untuk tamatan teknik di luar sana. Sebagai agent of change, mahasiswa, khususnya teknik harus bisa merubah mindset dan pola pikirnya. Jika pola pikir ini diubah, maka rakyat Indonesia tidak akan menjadi penonton lagi dan benar-benar bisa menikmati potensinya negaranya.

”Jika kita benar-benar mencari, sebenarnya ada banyak sekali lapangan kerja untuk kita. Banyak alumni-alumni yang kita kenal sekarang sudah sukses bahkan mendapat peluang sampai ke luar negeri, seperti Amerika Serikat, Jepang, Kuwait, dan sebagainya.”, ungkap dosen di salah satu perguruan tinggi di Malaysia ini.

Senada dengan yang dinyatakan Abdul Hadi, Alhamidi Yusran menyatakan bahwa dalam menghadapi persaingan kedepan, terlebih dengan akan dibukanya pasar bebas, maka mahasiswa dituntut untuk meng-upgrade dirinya sendiri. Selain itu seorang tamatan teknik harus mampu memperoleh sertifikasi guna meningkatkan kualitas dan daya saingnya. [JA]


Posting Komentar

 
Top