Ketua BEM Unsyiah Terima Tuntutan Mahasiswa Teknik Untuk Para Penari | Industrial Times

0
Unsyiah Fair X 2015


Darussalam, IndustrialTimes.net – Ketua BEM Unsyiah hadir memenuhi panggilan mahasiswa Teknik yang kecewa terhadap prilaku panitia kepada  penari Fakultas Teknik di acara penutupan Unsyiah Fair X 2015. Mahasiswa Teknik menduduki AAC Dayan Dawood sejak sekitar pukul 23.00 WIB (23/10) atau setelah berakhirnya acara, hingga Ketua BEM Unsyiah hadir memenuhi pangilan mahasiswa sekitar pukul 03.00 WIB, Sabtu (24/10).

Ketua BEM Unsyiah hadir untuk mengklarifikasikan perihal batalnya para penari tradisional Aceh tampil dan membuat komitmen di depan seluruh mahasiswa Teknik yang berhadir pada saat itu untuk penyelesaian masalah tersebut.

Forum diskusi dadakan tersebut akhirnya menghasilkan keputusan yang disepakati bersama yaitu memenuhi tuntutan mahasiswa Teknik untuk para penari.

“Kita terima tuntutan yang dua tadi, nggak masalah, saya juga bertanggung jawab terhadap ini walaupun saya nggak tahu, tapi memang tanggung jawab saya”, ucap Ketua Bem Unsyiah, Muhammad Hamzah,  didepan semua Mahasiswa yang hadir di forum tersebut.

Seperti diberitakan sebelumnya, Mahasiswa Teknik memberikan tuntutan pada Ketua BEM Unsyiah untuk meminta maaf langsung kepada para penari dan ganti rugi penari selama persiapan untuk tampil di acara penutupan Unsyiah Fair X.

Namun itu, disamping bersedianya Hamzah meminta maaf kepada para penari, panitia menjelaskan bahwasanya pembatalan itu sudah dilakukan jauh-jauh hari dan tidak tau kenapa penari itu ada di lokasi acara. “Kami pengurus BEM Unsyiah itu tidak tau siapa yang membawa tari kesini, karena sudah jauh-jauh hari mengingatkan mengenai pembatalan ini”, ucap salah seorang pengurus BEM Unsyiah dalam forum tersebut.

Dalam forum diskusi tersebut, Mahasiswa Teknik menjelaskan Aksi ini dilakukan bukan kerena tersinggung dibatalkannya penampilan tari tersebut, tapi kecewa dengan sikap oknum panitia mengusir para penari dengan tidak baik. [AM]

Posting Komentar

 
Top