Fakultas Teknik Terpampang Spanduk Penolakan | Industrial Times

0
Salah Satu Spanduk Penolakan, Kamis (8/10), (Foto: OrangePekat)


Banda Aceh, Industrialtimes - Bentuk penolakan atas skorsing Rektor Unsyiah kembali terjadi. Kali ini di Fakultas Teknik Unsyiah yang terpampang spanduk dan selembaran mengenai penolakan keputusan Rektorat dengan mengunakan hastag #OrangePekat, Kamis (8/10).

Dari pantauan tim Industrialtimes, spanduk yang dinaikkan terpampang jelas dari pagi hingga diturunkan oleh satpam Fakultas Teknik pada siang hari. 

"Ya benar kami yang turunkan, atas perintah dari Pembantu Dekan II Fakultas Teknik," ujar salah seorang Satpam Fakultas Teknik, yang tak ingin disebutkan namanya.

Masih dalam pantauan tim Industrialtimes, spanduk tersebut berisi berbagai kata-kata penolakan, salah satunya seperti "Stop kikis kreatifitas mahasiswa" yang diikuti oleh hashtag OrangePekat. Selain itu selembaran yang disebarkan di Kantin Fakultas Teknik berbunyi mengenai pernyataan Wiji Thukul pada tahun 1986 ditambah dengan tulisan lainnya yang berbau himbauan untuk tidak berdiam diri terkait skorsing Rektorat.

Menurut rilis yang diterima oleh tim industrial times dari admin OrangePekat, Kamis (8/10), OrangePekat merupakan wadah atas ketidak terbukaannya ruang diskusi antara mahasiswa dan pihak Dekanan yang seharusnya mampu menciptakan atmosfir yang nyaman, dalam bentuk ruang-ruang diskusi, bukan seperti yang selama ini yang selalu menerapkan sikap otoriter dalam pengambilan keputusan.

Ketika ditanyai mengenai spanduk yang beredar pada kamis (8/10) di lingkungan Fakultas Teknik, Jon Kardi  selaku ketua BEM Fakultas Teknik menyampaikan ucapan terima kasih atas upaya yang dilakukan oleh OrangePekat dalam mengupayakan Skorsing yang diputuskan oleh Rektorat. 


"Saya berterima kasih kepada mahasiswa yang semangat dan peka terhadap masalah yang ada di kampus. Saya berterima kasih juga kepada mahasiswa baik dari Fakultas Teknik maupun Mahasiswa Fakultas lainnya yang memasang spanduk penolakan terhadap kebijakan Rektorat Unsyiah di lingkungan Fakultas Teknik. Kami dari Mahasiswa yang mempunyai legalitas kampus selalu peka terhadap masalah di kampus, baik itu masalah lingkungan Unsyiah maupun Internal Fakultas Teknik. Terkait kegiatan mahasiswa yang dilarang oleh Rektorat kami sudah Diskusi dengan Dekanan maupun Pihak Rekorat. Kedepan sudah ada rencana dari Pengurus Organisasi Mahasiswa untuk menyelesaikan Masalah yang ada di kampus untuk jangka panjang, bukan sekedar mencari aman untuk tahun ini saja, karena yang dilakukan oleh BEM Fakultas Teknik sekarang dalam tahapan menindak lanjuti permasalahan yang ada, sesuai dengan salah satu visi BEM FT 2015/2016  yaitu menerima, menindak lanjuti dan mengusahakan aspirasi dari mahasiswa Fakultas Teknik" Ujar Jon.


Spanduk yang dinaikkan oleh wadah OrangePekat juga mendapat tangapan dari Muhammad Afdhal, selaku DPMF Fakultas Teknik. " Terima kasih atas upaya dari wadah OrangePekat, kedepannya kami mengeharapkan ketika hendak membuat gebrakan, kita  bisa musyawarahkan terlebih dahulu agar aksi yang dilakukan lebih efektif dengan adanya dukungan dari semua elemen".  [ARF/MAS]





Posting Komentar

 
Top