Didemo Mahasiswa, Rektorat: Tidak Ada Pencabutan Skorsing | Industrial Times

0
Aksi Demo Mahasiswa di Depan Gedung Biro Rektorat Unsyiah, Senin (12/10) (Foto : Tarmizan/IT)


Banda Aceh, Industrialtimes.net- Sehubungan dengan jatuhnya skorsing pada sejumlah Mahasiswa Unsyiah, beberapa aliansi Mahasiswa melakukan aksi demonstrasi menuntut keadilan dari Rektorat. Aksi ini dilakukan pada Senin (12/10), pukul 08.00 hingga 18.00 WIB di depan Gedung Biro Rektorat Unsyiah.

Seperti diketahui, sejumlah Mahasiswa Unsyiah terkena sanksi skorsing, karena dianggap melakukan pelanggaran dengan mengadakan kegiatan yang melibatkan Mahasiswa baru diluar lingkungan kampus. Aksi Mahasiswa ini ditenggarai karena tidak adanya pemberitahuan terlebih dahulu terhadap mahasiswa-mahasiswa tersebut.

Para peserta aksi yang sempat melakukan pembakaran ban ini bersikeras bahwa para Mahasiswa yang terkena skorsing sama sekali tidak mendapatkan pemberitahuan langsung, ditambah lagi dengan cacatnya sisi hukum akan sanksi yang diberikan. Hal ini dikarenakan pada peraturan yang dimaksud, mahasiswa lama dilarang untuk melibatkan mahasiswa baru dalam kegiatan ospek di luar kampus. Sementara mahasiswa yang bersangkutan bersikeras bahwa kegiatan yang dilakukan bukanlah berupa ospek, melainkan bakti sosial.

Menanggapi aksi ini, pihak Rektorat Unsyiah yang diwakili Pembatu Rektor III, Alfiansyah Yulianur, mengungkapkan bahwa pihak rektorat tetap tidak akan mencabut sanksi skorsing dengan alasan penegakan hukum. “Tidak akan ada pencabutan skorsing bagi Mahasiswa-mahasiswa yang melanggar”, ungkapnya di depan kerumunan peserta aksi.


Meskipun keputusan rektorat sudah bulat, peserta aksi tetap tak henti berorasi, bahkan mengancam akan melayangkan tuntutan ke PTUN. Tak hanya sampai disana, mereka juga mengindikasikan akan kembali dengan jumlah massa yang lebih banyak. [JA]

Posting Komentar

 
Top