0
Situasi tausyiah oleh Muhammad Nuh. (Foto: M. Adib Nugraha/IT)

Banda Aceh, Industrial Times.net - Unsyiah adakan maulid akbar dengan tema “Adab Rasulullah Adalah Cerminan Hidup”. Alumni dan para Civitas Akademika Unsyiah turut hadir dalam acara yang berlangsung di lapangan Masjid Jami’ Darussallam, Sabtu (4/4), tersebut.

Acara yang dimulai pada pukul 10.00 pagi itu dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-quran dan kemudian dilanjutkan dengan kata sambutan oleh Syamsul Rizal selaku Rektor Unsyiah. “Sejarah nabi adalah teladan dan panutan bagi kehidupan kita”, ujar Syamsul Rizal dalam kata sambutannya.

Dalam maulid kali ini, pihak Usyiah juga melaksanakan Unsyiah Award yang pertama dan memberikan penghargaan kepada 8 orang alumni Unsyiah. Setelah memberikan penghargaan, para tamu acara mendengarkan tausyiah yang disampaikan oleh Muhammad Nuh, mantan Menteri Pendidikan.

Dalam tausyiahnya, beliau menyampaikan bahwa membaca shalawat merupakan sebuah kemuliaan dan juga cara kita dalam menghormati baginda Rasulullah SAW. Beliau juga menyinggung bahwa di zaman modern ini banyak terjadi penyakit diantara kaum intelektual yang pelit untuk mengucapkan shalawat dan menyebut nama Rasulullah SAW. 

“Betapa sedihnya apabila di padang mahsyar kita tidak diakui sebagai kaum Rasulullah, oleh sebab itu cara paling sederhana menghormatinya adalah dengan membaca shalawat”, Tutur Muhammad Nuh dalam tausyiahnya. 

Tausyiah tersebut ditutup dengan pembacaan doa oleh Muhammad Nuh. Diakhir acara, kegiatan ini ditutup dengan makan bersama dan shalat zuhur berjamaah dengan seluruh peserta tausyiah. [ADB]

Posting Komentar

 
Top