0
Prof Dr IR Syamsul Rizal, MEng. Foto: Zulfan/IT
Banda Aceh, IndustrialTimes.net - Rektor Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh, Prof Dr Ir Syamsul Rizal MEng berencana mengganti nama universitas tersebut. Rencana itu disampaikannya saat melantik pengurus Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Unsyiah periode 2014-2016, yang berlangsung di Gedung AAC Dayan Dawood, Darussalam, Banda Aceh, Rabu (25/6).

Syamsul Rizal mengatakan, rencana itu merupakan salah satu agenda pembenahan eksternal kampus. Menurutnya, usulan penggantian nama Unsyiah, dilakukan karena selama ini banyak yang menerjemahkan Unsyiah dengan arti bukan ajaran Syiah. “Un” pada kata Unsyiah dimaknai bukan, sedangkan “syiah” diartikan aliran Syiah di Irak dan Iran.

Karena itu, kata rektor, pihaknya akan mengundang para alumni Unsyiah untuk bertemu kembali membahas permasalahan tersebut. Direncanakan, diskusi terhadap rencana penggantian nama Unsyiah akan dilaksanakan pada Rabu, 2 Juli 2014, di Gedung ACC Dayan Dawood, Darussalam, Banda Aceh.

“Kami akan mengundang para alumni untuk memberi masukan, apakah nama Unsyiah tetap dipertahankan atau diganti nama lain yang lebih memberi makna dan meningkatkan martabat Unsyiah di mata publik dan perguruan tinggi lainnya di dalam negeri maupun luar negeri,” kata Syamsul Rizal.

Sementara untuk internal, tambah rektor, fasilitas prasarana dan sarana pendidikan fisik, laboratorium dan lainnya di Unsyiah sudah cukup bagus. Tinggal masing-masing dekan dan wakil dekan serta bagian pengajaran mengelola dengan baik, agar pelaksanaan kuliah berjalan baik agar memberi kenyamanan bagi mahasiswa, sehingga mereka bisa berinovasi, kreatif dan berprestasi.

Sementara itu, pengurus IKA Unsyiah periode 2014-2016 yang dilantik yaitu, Ketua Drs Sulaiman Abda MSi, Sekretaris Iqbal Farabi SH dan Bendahara Umum Busra Abdullah. Kepengurusan ini dilengkapi 10 bidang. 

Syamsul Rizal dalam sambutannya antara lain mengatakan, ikatan alumni ini dibentuk tidak hanya untuk silaturahmi, tapi penting juga untuk kemajuan pengembangan Unsyiah secara menyeluruh. Semua universitas di dalam dan luar negeri, kata Syamsul, diakui dan menjadi terkenal karena peran dan prestasi para alumninya.

Jadi, kata Syamsul, IKA Unsyiah dibentuk agar Unsyiah digakumi tidak hanya di Aceh, tapi di luar Aceh dan luar negeri, karena alumninya yang bekerja di berbagai bidang dan punya prestasi. Sehingga citra Unsyiah semakin baik di mata publik dan berbagai perguruan tinggi.

Pencitraan dan akreditasi Unsyiah secara umum, dan program studi di berbagai fakultas secara khusus, bisa menjadi baik tidak hanya karena dikelola dengan baik. Tapi juga didukung oleh prestasi para dosen, alamuni dan mahasiswa di berbagai even baik nasional maupun Internasional.

Unsyiah, tambah rektor, akan memberikan penghargaan dan beasiswa bagi mahasiswa yang berprestasi dalam berbagai bidang, baik sains, olahraga dan seni. Karena itu, ia meminta agar mahasiswa terus berpacu meraih prestasi di berbagai even.

Setelah pelantikan, Ketua IKA Unsyiah, Drs Sulaiman Abda bersama pengurus dan Rektor Syamsul Rizal serta para wakil rektor, menuju satu tempat masih dalam kompleks Unsyiah, untuk melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung alumni Unsyiah. Gedung akan dibangun tiga lantai dengan luas sekitar 2.000 m2. Untuk menyelesaikan gedung itu diperkirakan butuh dana sekitar Rp 10 miliar.

Jumlah alumni Unsyiah, menurut Syamsul Rizal, saat ini sudah mencapai 90.000 orang. Jika setiap orang membawa satu saja batu-bata, maka untuk membuat dinding betonnya sudah cukup. Gedung alumni ini dibangun untuk meningkatkan gengsi dan akreditasi Unsyiah.


Sementara Sulaiman Abda mengucapkan terima kasih kepada Rektor Unsyiah dan jajaran serta alumni Unsyiah yang telah memberi kepercayaan pada dirinya untuk memimpin IKA Unsyiah. Ia berharap semua pihak dapat mendukung dan mengingatkan pengurus jika lamban dalam menjalankan tugas dan fungsi untuk mewujudkan visi dan misi IKA Unsyiah
. [aceh.tribunews.com]

Posting Komentar

 
Top