0
Banda Aceh, IndustrialTimes.net - Rektor Universitas Syiah Kuala Banda Aceh Prof Dr Ir Syamsul Rizal, M.Eng menitip pesan kepada mahasiswa yang lulus seleksi KKN Kebangsaan agar menjaga nama baik kampus selama berada dalam masyarakat.

Hal demikian disampaikannya saat mengadakan pertemuan dengan 10 mahasiswa perwakilan Unsyiah Rabu (11/6) di ruang rapat Biro Unsyiah lantai tiga. Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh Badan Pelaksana KKN Unsyiah.

“Unsyiah merupakan salah satu universitas yang terkemuka di Aceh. Bagi mahasiswa yang akan berangkat KKN Kebangsaan di perbatasan Indonesia – Malaysia diminta untuk menjaga nama baik Unsyiah, tentunya dengan menjaga dan memelihara etika beserta moral,” ujar Samsul Rizal.

Ia juga menyampaikan, sebagai kampus Jantong Hate Rakyat Aceh nantinya setiap peserta KKN Kebangsaan dari Unsyiah dapat mengembangkan ilmunya sesuai bidang masing-masing. Hal tersebut bisa dimulai dari pengamatan selama di Aceh dan diterapkan di tempat KKN tersebut seperti pengembangan mitigasi bencana di Aceh maupun bagaimana kehidupan bersosial yang baik dan bangkit dari konflik.

Kepala Badan Pelaksana KKN Unsyiah Dr. Mustanir Yahya, MSc mengaku sepakat dengan apa yang dikatakan oleh Rektor Unsyiah. Sangat perlu untuk menjaga etika.

“Salah satu tujuan KKN Kebangsaan ini dilaksanakan agar mahasiswa dari seluruh universitas di Indonesia dapat menghargai satu sama lain,” kata Mustanir.

Badan Pelaksana KKN Unsyiah sudah melakukan survei di Pontianak. Mahasiswa yang terpilih tersebut akan ditempatkan di perbatasan Indonesia – Malaysia pada Kabupaten Sambas.[]

Posting Komentar

 
Top