0
Gedung Birokrasi Unsyiah. Foto: seputaraceh.com
Banda Aceh, IndustrialTimes.net – BEM Fisip, BEM Hukum, dan BEM Pertanian berunjuk rasa di depan gedung Birokrasi Unsyiah pada Selasa, (17/6). Hal tersebut menuntut transparansi dari kenaikan harga Semester Pendek (SP) per SKS yang terlampir pada Surat Edaran Rektor Universitas Syiah Kuala No. 2430 pertanggal 10 Juni 2014.

Putra Rizki Youlan selaku koordinator mengungkapakan bahwa aksi perlu dilakukan karena kenaikan harga SP  ke Rp. 100.000,- tersebut semakin membuat mahasiswa susah.

“Kenaikan biaya SP ini membuat mahasiswa semakin susah. Kita berharap jumlah tersebut dapat diturunkan seperti semula yaitu Rp. 75.000,- per SKS,” ujar Putra.

Aksi dimulai pukul 09.00 WIB tersebut diawali dengan orasi di depan depan gedung Birokrasi Unsyiah. Tidak ditanggapi oleh pihak rektorat, masa memaksa masuk kedalam gedung dan baru diterima oleh pihak rektorat  dan dilanjutkan dengan musyawarah.

Dalam pertemuan tersebut, para mahasiswa meminta transparansi dalam pengambialn keputusan sepihak oleh pihak rektorat.

Hingga berita ini diturunkan, musyawarah tersebut masih berlangsung dan belum ada kejelasan tentang jadwal dan jumlah dana yang harus dikeluarkan mahasiswa untuk SP per SKS. []

Posting Komentar

 
Top