0
Ilustrasi
Jakarta, IndustrialTimes.net - Badan Pengawas Pemilu (BAWASLU) menegaskan kampanye di luar jadwal yang telah ditetapkan bisa dipidana.

Anggota Badan Pengawas Pemilu, Daniel  Zuhron, mengatakan, tindakan itu pidana jika menjurus kepada bentuk kampanye massal, seperti  mengumpulkan massa dengan tujuan sosialisasi caleg, sms broadcast massal untuk memilih salah satu caleg, di luar jadwal  massa kampanye.

Hal ini menurutnya tertuang dalam pasal 276 UU Nomor 8 tahun 2012 tentang kampanye yang menyatakan setiap kampanye di luar jadwal  bisa dipidana kurungan 1 tahun dan denda paling banyak Rp12 juta. 

“Seluruh aktivitas massal yang bertujuan untuk menggerakkan masyarakat untuk memilih salah satu calon legislatif  atau kumpul-kumpul  dalam rangka mempublikasikan salah satu caleg yang dilakukan di luar jadwal yang telah ditetapkan bersama bisa dipidana," tegas Zuhron ketika dihubungi Okezone Senin (7/4/2014).

Menurutnya, meski seluruh aktivitas sosialisasi caleg di luar jadwal bisa dipidanakan, namun pihaknya tidak bisa mempidanakan media massanya.

"Sampai saat ini belum ada yang dipanggil untuk dimintai keterangan terkait kasus tersebut," ujarnya. [okezone]

Posting Komentar

 
Top