Selamat Datang Aneuk Teknik 2013 | Industrial Times

0
Oleh : Isma Arsyani

Menulis di sini bukan lah sebuah kebetulan. Tak lain dan tak bukan sebab pertama karena ada mention dari keponakan saya tentang berita Sikat 2013 di IndustrialTimes.net di sebuah media sosial populer. Katanya ada yang megang TOA MERAH di artikel itu (narsis). Alasan kedua menulis ini tentu karena sebagai Anuek Teknik  yang ada terlihat (atau terlibat) tercuil saat acara penutupan Sikat 2013.

 
Saat penutupan itu ada banyak hal yang harusnya kami sampaikan saat sesi alumni sebelum penutupan. Namun karena keterbatasan ingatan, maklum sudah lama tak pegang mic, jadi yang biasanya terucap otomatis, jadi tak bisa terucap sama sekali saat pegang mic. Itu lah mungkin  Faktor U  atau Faktor Tuwir. Di mana saat rambut di kepala tak lagi hitam, tapi sudah ada ornamen lain yang menyisip di sana.
Kampus Para Raja @Zulfan Helmi/IndustrialTimes.net
Khusus buat Aneuk Teknik 2013, selamat datang di Teknik. SIKAT itu hanya bagian terkecil dari pergaulan Aneuk Teknik di Unsyiah. LEHA-LEHA kemarin menjadi salah satu hasil pergaulan Aneuk Teknik yang menjadi pedoman Faklutas lain untuk membuat kegiatan serupa di Fakultas masing-masing.  Banyak lagi, coba cari tahu sendiri. Termasuk Band Teknik, yang konon katanya personilnya bisa menyamai personil Orkestra, sangking banyaknya. Band ini sempat menjadi legenda karena menjadi band fenomenal di masanya.

Mengapa harus Ayam Jago. Filosofi Ayam Jago sebenarnya, aku yakin yang menciptain pasti paham betul makna dan maksudnya. Khususnya Senior-Seniorita Faklutas Teknik terdahuli. Namun paling tidak dari yang sudah Aneuk Teknik buat sejak tahun 60-an hingga saat ini ada sebuah hal yang terasa yaitu sering menjadi pionir. Hingga tahun 98 saat aku masuk, ke-pioniran (ntah baku ini bahasa, yang pasti bukan pengaruh Vickinisasi), Aneuk Teknik masih tetap ada. Pionir atau pendahulu memang sangat lekat dengan Ayam Jago. Cuma dia yang mampu bangun saat fajar dan mau berkokok supaya lingkungan sadar bahwa telah terjadi perubahan masa atau situasi. Begitu dengan Aneuk Teknik, cuma dia yang bisa membuat orang lain sadar bahwa terjadi sebuah perubahan atau hal baru yang ada di lingkungan kampus. Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang berpengaruh di Unsyiah, lahirnya banyak karena keterlibatan Aneuk Teknik. Atau UKM ini bisa jalan maju saat Aneuk Teknik ada di dalamnya. Ayam Jago menyatakan Aneuk Teknik itu punya “isi” dan didengar karena kecemerlanganya.

Pun dengan yang berkotek-kotek. Tak hanya sebagi pelengkap. Perempuan Teknik juga bisa bersuara. Keriuh-rendahan sura perempuan Teknik juga bisa didengar oleh orang lain. Tak hanya di depan kandang tapi juga di luar kandang. Banyak contohnya, dan coba baca-baca guyonan komentar yang ada Group Lustrum ke-10 di media sosial terkenal saat ini.

Keaktifan serta keenerjikan Aneuk Teknik yang berlandaskan  kecemelangan lah yang membuat Teknik sempat berjaya. Tak heran sebutan Raja tersemat sendiri di mahkota Aneuk Teknik. Tak hanya band, di bidang lain macam olahraga juga sering menjadi terdepan. Walau akhir-akhir ini sering kurang dapat gaungnya menjadi terdepan (mungkin karena pakai Honda, eh). Ini lah menjadi tugas kita semua khusunya Aneuk Tekni 2013 agar masih dan terus mau berkarya di lingkungan kampus. Tugas belajar memang berat dan penuh beban moral. Namun tanpa (isi) Buku, Cinta, dan Pesta, setelah menjadi sarjana, semua akan menjadi berat. Aneuk Teknik adalah bagian mahasiswa sebagai agen kontrol sosial. Namun akan sangat mudah dilakukan setelah menjadi sarjana bila betul-betul tahu isi dari makna pergaulan Aneuk Teknik.

Itu saja kayaknya, makin banyak juga makin tak jelas. Aku sendiri juga bisa bingung apa yang aku sampaikan. Intinya, jadi lah Aneuk Teknik. Selamat Datang.

*Isma Arsyani, alumni Teknik Sipil '98 staff GIS Bapeda Kabupaten Bener Meriah

Posting Komentar

 
Top