ABG (Academic, Bussiness, Goverment), dan Investor, Ujung Tombak Inovasi Aceh | Industrial Times

1
Suasana orasi ilmiah @T. M. Hadi/IndustrialTimes.net
Banda Aceh, IndustrialTimes.net – Dalam rangka mempertingati ulang tahun Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala, panitia Lustrum X mengadakan orasi ilmiah yang merupakan salah satu acara dari rangkaian acara peringatan Lustrum X Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala. Acara yang diadakan pada Kamis (5/9) bertempat di Gedung Academic Activity Center Dayan Dawood (AAC) Universitas Syiah Kuala. 

Untuk mendukung jalannya acara ini, kegiatan perkuliahan di kampus Teknik difokuskan ke acara orasi ilmiah yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB, sehingga diharapkan semua mahasiswa dapat menghadiri orasi ilmiah tersebut. Acara yang mengusung tema "Meningkatkan Daya Saing Aceh dengan Penguatan Inovasi dalam Mengisi Pembangunan Nasional Berkelanjutan" ini disambut antusias oleh mahasiswa Teknik. Gemuruh suara mahasiswa ketika menyanyikan Mars Teknik membuktikan bahwa nyaris seluruh gedung dipenuhi dengan mahasiswa yang bersemangat mengikuti orasi ilmiah ini.

Daya Saing
Bapak Prof. Dr. Zuhal Abdul Qadir, M.SC.EE sebagai pemateri menyampaikan bahwa Indonesia harus segera memulai untuk membangun ekonomi yang tidak hanya berbasis pada sumber daya alam saja, namun harus berbasis pada inovasi. Sebagai negara yang terpilih menjadi anggota G20 dan MIST (Mexico, Indonesia, South Korea, and Turky), Indonesia harus mampu melihat dan memanfaatkan peluang ini. Namun, daya saing masyarakat Indonesia yang masih kalah jauh jika dibandingkan dengan negara-negara lain di ASEAN.

Hal ini menjadi suatu kendala yang dapat berakibat fatal untuk perkembangan ekonomi Indonesia karena kemungkinan perekonomian kita akan dikuasai oleh investor asing. Maka untuk menyiasatinya, sebaiknya penerapan kegiatan inovasi di Indonesia dilakukan dalam dua wahana klaster inovasi, yaitu Klaster Inovasi Unggulan Nasional yang bertujuan meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia dan daya saing bangsa, dan Klaster Inovasi Unggulan Daerah yang bertujuan untuk pemerataan kesejahteraan ekonomi di seluruh daerah.

Aceh sebagai Pelopor Budaya Inovasi di Indonesia
Kepada Industrial Times, Prof. Dr. Zuhal Abdul Qadir, M.SC.EE mengatakan bahwa potensi Aceh sebagai pelopor budaya inovasi di Indonesia sangatlah besar. Karena Aceh adalah daerah yang paing siap untuk melakukannya. Aceh sudah memiliki konsep, dukungan ABG (Academic, Bussiness, Goverment), dan Investor. Maka Aceh berpotensi menjadi ujung tombak inovasi di kawasan Sumatera.

Ir. Jusman Syafi’ie Djamal, mantan Menteri Perhubungan Indonesia  yang juga putra Aceh kelahiran Langsa mengatakan, “Potensi di Aceh yang terbesar untuk menjadi produk unggulan daerah adalah dari segi perkebunan seperti kelapa sawit, karet dan kopi. Sudah kita ketahui bersama, kopi Aceh sudah mendunia. Selain itu kita harus menjaga hutan Leuser sebagai cadangan makanan dan obat-obatan dimasa depan. Karena di prediksikan, kedepan, dunia akan mengalami krisis makanan, energi, dan air. Masyarakat Aceh yang memiliki kehidupan sosial tinggi, budaya inovasi diharapkan dapat diterapkan dan mengangkat perekonomian masyarakat Aceh.”

Orasi Ilmiah sebagai Rangkaian Acara Lustrum X Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala
Dekan Fakultas Teknik, Dr. Ir. Marwan, MT menyampaikan, “Alhamdulillah acara ini lancar. Semoga hadirin yang berhadir hari ini, dosen, civitas akademika, alumni dan mahasiswa Teknik bukan hanya semakin teguh kebersamaannya dalam rangkaian acara ulang tahun ke-50 Fakultas Teknik, namun juga bisa bekerja sama, bahu-membahu menerapkan dan merealisasikan orasi ilmiah yang disampaikan tadi untuk membangun Aceh. Faktanya, kebutuhan sarjana teknik di Indonesia adalah sekitar 175.000 orang/tahun, sedangkan saat ini yang tersedia hanya 35.000 lulusan/2010. Ini adalah kesempatan emas bagi para mahasiswa teknik untuk menyiapkan diri denga ketekunan, kedisiplinan, mengembangkan soft skill dan jiwa entrepreneur, serta tetap bermoral dan berperilaku baik sehingga mampu bersaing dengan lulusan luar negeri.” (rdl)

Penyerahan cindera mata kepada pemateri @T. M. Hadi/IndustrialTimes.net

Posting Komentar

 
Top