Mahasiswa Unsyiah Tertipu KRS Online | Industrial Times

3

Keputusan Rektor Universitas Syiah Kuala Nomor : 863 Tahun 2013
Banda Aceh - BEM Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala turun tangan terhadap isu kenaikan SPP yang berkembang di lingkungan kampus melalui prosedur yang jelas. Audiensi dilakukan BEM Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala dengan pihak rektorat berlangsung di Biro Rektor Unsyiah pada Senin (22/7/2013) pukul 11.00 WIB. Diluar gedung juga terlihat kepulan asap hitam memenuhi Biro Rektor Unsyiah karena aksi pembakaran ban bekas yang dilakukan oleh puluhan mahasiswa yang berunjuk rasa.

Sebelumnya, isu kenaikan SPP kian santer terdengar dan menjadi pembahasan panas dimedia sosial setelah mahasiswa melakukan pengecekan KRS Online dan menemukan jumlah SPP naik dari semester sebelumnya.

“Untuk mahasiswa angkatan 2007 sampai 2012 tidak ada kenaikan SPP satu rupiah pun. Sampai saat ini tidak ada bukti apa pun pada saya tentang kenaikan itu. Jika ada yang naik, kasihkan buktinya kepada saya. Terima kasih.” Ujar Prof.Dr. Ir. Samsul Rizal, M. Eng.

Dari hasil audiensi tersebut, Rektor Universitas Syiah Kuala membantah adanya kenaikan SPP. Kenaikan itu tidak berdasarkan Surat Keputusan. Untuk saat ini “Keputusan Rektor Universitas Syiah Kuala Nomor : 863 Tahun 2013” yang berlaku dan tidak ada kenaikan SPP pada surat keputusan tersebut. Rektor mengindikasikan bahwa adanya kesilapan dari pihak PUKSI terhadap sistem KRS Online dan beliau juga menyarankan untuk melakukan pengecekan jumlah SPP yang harus dibayar pada masa pembayaran SPP. (ind/zh)

Posting Komentar

  1. PUKSI'a sambilan sahur kali ngetik suratnya atau ada yg sengaja rubah biar ada berita yang baru di kalangan remaja.

    BalasHapus
  2. Ujung-ujung nya Puksi yang salah. Ckckckck

    BalasHapus
  3. Kita udh bnyak sekali masalah, jgn ditambah-tambah gak karuan gitu...

    BalasHapus

 
Top