Khem | Industrial Times

0
Oleh : Amirul Mukminin

Khem (tertawa) adalah suatu ungkapan tubuh manusia yang disebabkan karena rasa gembira, geli, senang atau sesuatu yang lucu  dengan mengeluarkan suara melalui alat ucap manusia yaitu mulut. Begitulah kira-kira definisi khem menurut Kamus Baku Bahasa Indonesia. Khem telah menjadi  sifat kodratnya seorang manusia tanpa pernah belajar ataupun diajarkan bagaimana cara khem tersebut. Khem juga memiliki sebuah keunikan yaitu setiap manusia tidak dapat khem dengan intonasi yang sama dikarenakan dua hal yaitu, pita suara setiap manusia yang berbeda dan perbedaan sosial dari manusia tersebut.

It was not a laugh but merely a loud smile
Orang-orang Aceh jaman dahulu pun pernah menuturkan bagaimana bentuk khem itu dalam sebuah bait yaitu “khem meuhah-hah saleuek iblih, khem meuhih-hih saleuek guda, khem teuseunyom saleuek bak teungku, khem sigeutu saleuek bak ulama” (tawa hah-hah itu tertawanya setan, tawa hih-hih itu tertawanya kuda, tawa senyum itu tertawanya tengku, tawa segetu itu tertawanya ulama) begitulah orang-orang Aceh dahulu menggambarkan bentuk khem dalam sebuah bait bernasehat.

Ramo Mora-Ripoll
Tapi tahukah anda khem itu ternyata sangat baik untuk kesehatan dan dapat menjadi obat yang paling murah untuk berbagai penyakit. Menurut penelitian dari seorang peneliti kesehatan bernama dr. Ramo Mora-Ripoll dalam bukunya Manual de Medicina y Terapia de la Risa menyebutkan bahwa ada empat manfaat khem dalam kesehatan. Yaitu khem dapat memicu perubahan pada otot  dan sistem kekebalan serta produksi hormon. Khem juga dapat memicu emosi positif yang berguna bagi peningkatan kualitas hidup. Selain itu, khem juga melancarkan jalan untuk menghadapi stres dan meningkatkan kemampuan sosial, yang  akan memberi keuntungan dari segi kesehatan. Disamping itu khem juga dapat membantu penyembuhan penyakit diabetes dan eksim, sakit jantung dan asma. oleh karena itu berbagai negara maju dan berkembang sudah dikenal sebuah terapi kesehatan yang berbentuk terapi yoga khem. Jadi untuk membuat tubuh anda menjadi lebih sehat, haruslah banyak-banyak khem ya.

Terlepas dari masalah kesehatan, di jaman Rasulullah kita mungkin masih teringat Umar bin khattab pernah memberi nasehat berbunyi "Setiap tempat ada kata yang tepat dan kata yang tepat ada tempat yang tepat". Nasehat ini berlaku juga bagi khem, kita tidak bisa khem di semua tempat. Ataupun juga kita teringat dengan sebuah film jadul Warkop DKI yang diperankan oleh tiga sekawan yaitu Dono, Kasino dan Indro. Dalam setiap akhir film tersebut selalu memberi nasehat berbunyi "Tertawalah sebelum tertawa itu dilarang". Dua nasehat itu sudah cukup menjadi bukti bagi kita untuk hati-hati dalam khem. Namun jika anda ingin membuktikannya lebih jauh, anda mungkin dapat khem ketika orang yang “dituakan” sedang tertimpa kesialan, mungkin anda akan mendapatkan hadiah berupa tinju yang dipelajarinya dari Muhammad Ali.

Psikologis Manusia
Namun khem juga dapat membangkitkan manusia dari keterpurukan, yaitu jika kita masih bisa khem dalam keadaan musibah ataupun tertimpa bencana. Itu membuktikan bahwa kita orang yang sabar dan tabah terhadap yang telah digariskan oleh Allah SWT untuk kita. Hanya saja terkadang khem juga dapat memberi tanda bagi psikologis manusia, yaitu ketika manusia khem dengan sendirinya tanpa ada penyebabnya, itu dapat membuat orang-orang lain mengangkutnya ke suatu tempat.( jika di Banda Aceh beralamatkan di Jalan Kakap).

Tapi terkadang kita juga dapat khem dengan sendirinya ataupun khem disengaja ketika melihat saudara kita kelaparan. Apa Maksudnya?. Entahlah, mungkin dapat menjadi pertanyaan kita pada rumput yang bergoyang.

*Amirul Mukminin, mahasiswa Teknik Industri Universitas Syiah Kuala angkatan 2011, Email : amirulpidie@gmail.com

Posting Komentar

 
Top