Info
|
Profil G+ Profil Facebook Profil twitter profil Youtube rss feed
Berita Unik

KBMFT Sepakati Dukung Kandidat Nomor Urut 4

Fakultas Teknik Unsyiah.(Sumber : Foto Internet)

Banda Aceh, IndustrialTimes.net – Keluarga Besar Mahasiswa Fakultas Teknik (KBMFT) memutuskan untuk untuk tidak merestui Muhammad Jazman dan mendukung kandidat nomor 4. Seperti yang disampaikan oleh Hashfi Hamdani selaku Ketua BEM Fakultas Teknik ketika diwawancarai oleh tim Industrial Times Sabtu (20/12),“ Keputusan dari  KBMFT, kami memutuskan untuk mendukung kandidat nomor urut 4”.

Ketika ditanya  mengenai alasan mengapa tidak memberi dukungan kandidat nomor 3, Hasfi  sendiri menanggapi bahwasanya ” Kalau secara prosedur si kandidat dari Teknik itu benar, sebetulnya kami tidak menutup kemungkinan untuk mendukung dia. Akan tetapi hal yang sangat disayangkan adalah dia seperti tidak perduli dengan Fakultasnya sendiri. Ia meminta restu kepada KBMFT, namun dia tidak direstui. Bahkan jurusannya sendiripun (Arsitektur ) tidak mengetahui bahwa dia akan melenggang ke panggung PEMIRA tahun ini. HIMARSI (Himpunan Mahasiswa Arsitektur) mengetahui kabar dia akan naik melalui BEM FT.”

Lebih lanjut Hasfi juga menerangkan terkait prosedur dalam Fakultas Teknik yang lebih memprioritas terhadap asas keluarga yang sudah tertanam dalam keluarga besar mahasiswa Fakultas Teknik. Namun, berdasarkan tindakan Jazman yang tetap naik sebagai calon Ketua BEM Unsyiah, itu menandakan bahwa ia tidak menghargai hasil musyawarah KBMFT. Hal itulah yang membuat KBMFT tidak bisa memberikan dukungan kepada Jazman, meski ia adalah mahasiswa Fakultas Teknik. (AR)

Aan Risnanda Valevi : “Pemimpin adalah Budak”

Aan Risnanda Valevi,saat diwawancarai tim Industrial Times usai debat kandidat di lapangan tugu Unsyiah.(T.Lakmana/IT)

BandaAceh, IndustrialTimes.net- Dalam debat calon Ketua BEM yang telah dilaksanakan pada Sabtu (20/12) di lapangan tugu Unsyiah, Aan Risnanda memberikan beberapa statement-nya tentang apa itu pemimpin. “Fungsi pemimpin adalah mencari potensi yang ada pada masyarakatnya, tugas pemimpin adalah membangun dan mengembangkan seluruh potensi yang dimiliki oleh masyarakatnya tersebut. Dan diantara kedua itu, dapat disimpulkan bahwa Pemimpin adalah budak,” Ucap Aan dalam closing statement di akhir debat kandidat.

Mahasiswa angkatan 2011 yang biasa disapa Aan ini adalah kandidat pertama dan satu-satunya yang berasal dari Fakultas Hukum mencalonkan diri sebagai Ketua BEM Unsyiah. Aan merasa Unsyiah memerlukan perubahan dari pemimpin yang berkarakter, sesuai pernyataannya pada Industrial Times.

Di antara 19 visi-misi yang telah Aan buat sebagai calon ketua BEM Unsyiah, ada beberapa poin yang menurutnya paling penting. Poin pertama adalah menghilangkan biaya administrasi kampus kecil-kecilan seperti biaya pengambilan legalisasi ijazah atau pun sertifikat. Kemudian masalah TOEFL bagi mahasiswa, yang direncanakan akan dibuat les TOEFL gratis di setiap Fakultas jika Aan terpilih. Selain itu, Aan juga berencana untuk  menindaklanjuti kerusakan-kerusakan lingkungan kampus.(TAW)

Muhammad Jazman, Calon Ketua BEM Unsyiah No Urut 3 yang Naik Secara Independen

Muhammad Jazman, kandidat nomor 3 Ketua BEM Unsyiah.(Sumber:DIR/IT)


Banda Aceh, IndustrialTimes.net – ”BEM Unsyiah 2015 sebagai garda terdepan dalam meningkatkan kualitas moral dan akademik menuju Unsyiah yang lebih baik,” papar Jazman kepada tim IndustrialTimes.net saat diwawancarai visinya sebagai kandidat calon Ketua BEM Unsyiah.

Sangat meriah, itulah komentarnya saat ditanyakan tentang PEMIRA tahun ini. Kandidat nomor urut 3 ini merupakan mahasiswa Fakultas Teknik jurusan arsitektur angkatan 2011. “Di saat debat kandidat berlangsung, kemeriahan tim sukses masing-masing calon terlihat sangat semangat dan antusias dalam mendukung calon Ketua BEM pilihannya, seperti itulah yang harus tetap terjadi,” ujar Jazman. Dia juga berharap kemeriahan ini berjalan aman, tertib, dan tidak ada yang namanya kerusuhan.

Ia mempunyai misi merangkul seluruh elemen demi tercapainya harmonisasi dalam bekerja. Besar harapannya untuk mewujudkan visi dan misi tersebut. Saat ditanyakan tim Industrial Times mengenai restu dari Keluarga Besar Mahasiswa Fakultas Teknik (KBMFT) akan dukungan terhadapnya, Jazman memaparkan bahwa ia sudah mencoba meminta restu dari KBMFT, akan tetapi tidak didukung karena sesuatu dan lain hal. “Saya mencalonkan diri secara independen dan tidak membawa nama Fakultas Teknik, karena pemilih saya bukan hanya berasal dari Teknik,” kata Jazman. [AR]

Hamzah Calon Ketua BEM Unsyiah Nomor Urut 2 di Debat Kandidat

Hamzah kandidat nomor urut 2 ketika ditemui Industrialtimes.net seusai debat kandidat pada Sabtu (20/12) . Muhammad Suhail/IT


Banda Aceh, Industrialtimes.net – Suasana ramai dan serius menyeruak di Lapangan Tugu Unsyiah, Sabtu (20/12) pagi pada acara debat calon Ketua BEM Universitas Syiah Kuala periode kedepan. Debat ini dihadiri oleh seluruh calon Ketua BEM Unsyiah periode kedepan, termasuk juga Hamzah kandidat nomor urut 2 yang terlihat rapi dengan balutan hijau almamater Unsyiah.

“Terkait visi misi, kolaborasi bermakna merangkul dan bergerak bersama-sama dalam mewujudkan visi-misi maupun program-program BEM Unsyiah nantinya. Dan untuk sinergis merupakan hasil dari kolaborasi itu, dimana merupakan suatu proses atau tindakan dimana dari setiap elemen-elemen yang telah berkolaborasi  memiliki tujuan yang sama dalam menjalankan program-programnya. Kolaborasi dan sinergis ini penting dalam mewujudkan visi-misi Unsyiah dan BEM Unsyiah, serta seluruh elemen di Unsyiah,” tutur Hamzah ketika debat sedang berlangsung.

Ditemui Industrialtimes.net seusai debat berakhir, ketika ditanya kenapa Hamzah berani mencalonkan diri untuk maju pada Pemira BEM Unsyiah tahun ini, Hamzah mengatakan mau berbuat lebih untuk Unsyiah agar kampus ini bisa lebih baik lagi dan bisa menjadi salah satu kampus yang terdepan. Dukungan kepada dirinya untuk mencalonkan diri datang dari berbagai kalangan diantaranya BEM FKG yang mana Hamzah sendiri selaku Ketua BEM FKG periode berjalan dan juga dukungan dari LDF serta teman-teman dari fakultas lain.
Ketika disinggung mengenai mengapa pendukung Hamzah yang datang ke Lapangan Tugu Unsyiah untuk menberi dukungan moral kepadanya di debat kandidat ini kebanyakan dari teman-teman LDF, dimana tean-teman pendukung dari FKG? Hamzah mengaku memang benar karena teman-teman di FKG juga sedang ada kesibukan lain.

Jika seandainya terpilih sebagai Ketua BEM Unsyiah periode kedepan, Hamzah menuturkan program dari visi-misinya yang pertama kali akan dilakukan tentunya dengan membentuk tim pengurus harian BEM Unsyiah untuk kemudian berkolaborasi dan bersinergi, merangkul semua elemen mahasiswa Unsyiah tentunya seperti visi-misi yang sudah disampaikan pada debat kandidat.

Ketika ditanyai kandidat mana yang akan menjadi pesaing terberat di Pemira tahun ini, Hamzah mengaku bukan berarti pesaing terberat, tapi salah satu yang terbaik adalah kandidat nomor 1 berdasarkan hasil debat dan juga kandidat nomor 4 yang terlihat paling banyak massa pendukungnya ketika debat berlangsung.

Harapan Hamzah untuk Pemira tahun ini semua bisa menjaga kekondisifan Pemira kali ini agar tetap damai dan lebih baik dari tahun lalu dan semua elemen dalam Pemira bertanggung jawab untuk menjadikan Pemira tahun ini kebih damai dan bermartabat.

“Siapapun yang terpilih nantinya, kita semua ini memperjuangkan kampus, memperperjuangkan mahasiswa, tugas Ketua BEM ini sangat berat, siapapun yang terpilih nanti sabar dan tetap semangat dalam menjalankan tugasnya dan rangkul kawan-kawan mahasiswa semuanya, amanah serta semoga visi misinya bisa dijalankan,” tutur Hamzah. “Perjuangkan hak suara kalian, jangan apatis dan jangan tidak berkontribusi terhadap kampus dengan cara tidak lupa untuk memilih pada Pemira pada Selasa 23 Desember mendatang,” tutup Hamzah. [NA]

Mahasiswa Fakultas Ekonomi Satukan Suara Dukung Calon Kandidat BEM Unsyiah Nomor Urut 4

Rachmad Muchliyan Kandidat No urut 4 yang dikerumuni oleh pendukungnya pada debat kandidat BEM Unsyiah Sabtu,(20/12).  (Zulfan Helmi/IT edit oleh DIR)

Banda Aceh, Industrialtimes.net – Rachmad Muchliyan atau yang akrab disapa "Iyen" menjadi satu-satunya kandidat yang dipercayai mahasiswa Fakultas Ekonomi Unsyiah untuk maju sebagai calon ketua BEM Universitas Syiah Kuala periode 2015-2016. Kandidat dengan nomor urut 4 ini mendapatkan dukungan penuh khususnya dari Fakultas Ekonomi. Hal ini disampaikan langsung oleh Bismi Inayatsyah selaku ketua Tim Pemenangan Kandidat nomor 4 seusai debat kandidat (20/12) di Lapangan Tugu, Darussalam pagi tadi.

Dibalik itu, Tim Pemenangan Rachmad Muchliyan telah melakukan persiapan sejak 6 bulan lalu sebelum adanya Pemilihan Raya (PEMIRA). Saat ini, 3 hari menjelang Pemira, Tim Pemenangan berfokus kepada konsolidasi ke setiap Fakultas, untuk meminta dukungan dan memberikan pengarahan tanpa adanya janji-janji politik.

"Kami sudah melakukan persiapan sejak 6 bulan yang lalu untuk bang Iyen sebelum dilakukan pemira, karena sekarang sudah H-3 kami hanya konsolidasi kesetiap Fakultas untuk meminta dukungan, dan memberikan pengarahan tanpa adanya janji-janji politik." ujar Bismi.

Dalam perjalanan organisasinya, Iyen sudah dikenal baik dan juga telah banyak memberikan kontribusi besar baik terhadap Fakultas maupun Universitas. Kandidat yang berjiwa organisatoris ini diyakini mampu merangkul seluruh elemen mahasiswa untuk sama-sama bekerja demi kemajuan Unsyiah. Sesuai visinya, menjadikan Unsyiah sebagai simbol perjuangan untuk menuju Unsyiah hebat. Kedepannya tim pemenangan kandidat nomor urut 4 ini berharap keempat elemen yang masih terpecah untuk dapat bergabung dan saling berpartisipasi dalam satu Tim Pemenangan Unsyiah.

"Mungkin sekarang keempat elemen (Tim Pemenangan) terpecah menjadi empat bagian, namun mungkin nanti dan kita harapkan Rachmad Muchliyan yang menduduki posisi ketua BEM Unsyiah, semua elemen bergabung menjadi satu, tidak ada Tim Pemenangan Rachmad Muchliyan, yang ada ialah Tim Pemenangan Unsyiah." tutur Bismi lagi.

Pernyataan diatas juga ditanggapi oleh salah seorang mahasiswi Fakultas Ekonomi, Farmasari, saat ditemui redaksi Industrial Times. "Kayaknya tahun ini asyik pemiranya, lebih berwarna, demokratis, dan lebih terbuka. Bang Rachmad Muchliyan sendiri juga cukup meyakinkan dan kami sudah kenal betul dengan beliau, kontribusinya sudah banyak untuk Ekonomi." lanjutnya "Semoga kedepannya pemira tetap sehat dan berwarna.".(SN)
 

Video Clip

Hiburan

Teknologi

Kehidupan

Tips dan Trik

Kesehatan

Support : Ranup | Ikhwanesia | Unsyiah
Copyright © 2013. Industrial Times - email: redaksi.industrialtimes.net Phone: +6285277980001