Info
|
Profil G+ Profil Facebook Profil twitter profil Youtube rss feed
Berita Unik

Surga Tersembunyi di Ujung Selatan Aceh





Surga Tersembunyi di Ujung Selatan Aceh (foto: lostpacker.com)



Meulaboh, IndustrialTimes.net- Tentu tidak ada yang menyangka, dibalik lebatnya rimba bukit barisan, ternyata aceh juga mempunyai gugusan surga laut yang luar biasa indahnya. ini mengigatkan kita betapa ragamnya wilayah aceh seakan merayu mata untuk bisa berimajinasi seakan disurga seperti yang terdapat  di Pulau Banyak kabupaten Aceh Singkil.

Kepulauan  ini merupakan salah satu destinasi favorit para wisatawan asing untuk menikmati keindahan alam laut Indonesia yang jarang dijumpai di Negara mereka. Kepulauan Banyak terbagi menjadi dua Kecamatan, pertama Kecamatan Pulau Banyak yang terdiri dari 3 desa yakni desa Pulau Balai, Pulau Baguk dan Teluk Nibung. kemudian ada Kecamatan Pulau Banyak Barat, yang terdiri dari 4 desa yaitu desa Haloban, Asantola, Ujung Sialit,dan Suka Makmur.Dari beberapa desa tersebut Haloban menjadi pusat perekonomian  pulau banyak barat, namun haloban masih dibawah desa Pulau Balai dari kecamatan Pulau Bnyak dalam urusan perekonomian. Tentu hal ini tak lepas dari keunggulan Pulau Balai sebagai titik terdekat dengan Singkil . Begitu juga fasilitasnya,Pulau Balai memiliki pelabuhan aktifitas transportasi feri singkil-pulau banyak.

 Dari beberapa desa yang ada di kecamatan Pulau Banyak Barat, Ujung Sialit memiliki sejarah tersendiri,karena kawasan ini merupakan satu-satunya hunian masyarakat beragama Kristen yang ada di kepulauan banyak. konon kisah awalnya mereka dipisahkan dari masyarakat pulau banyak dengan diberikan wilayah khusus agar tidak mendapat perlakuan deskriminatif oleh masyarakat pulau banyak (sebelum pemekaran pulau banyak barat) yang mayoritas beragama Islam.

Untuk menempuhnya, perjalanan panjang menjadi tangungan yang harus dipenuhi setiap pengunjung disana,bila menempuhnya dari Banda Aceh, maka kita akan menghabiskan waktu 15 jam perjalanan darat, hingga akhirnya sampai di Kota Singkil.Selanjutnya kita harus melanjutkan perjalanan mengunakan transportasi laut dari Kota Singkil menuju Pulau Balai. Kita bisa menggunakan transportasi kapal feri selama 4 jam, dengan tarif Rp.27.000/orang. Namun hanya pada hari selasa dan sabtu pukul 10.00 WIB, atau kita juga bisa menggunakan transportasi kapal tradisional nelayan dari Singkil menuju Pulau Balai,yang berangkat setiap hari pukul 09.00 WIB dengan tarif Rp.25.000/orang dengan waktu tempuh kurang lebih 3,5 jam.

Suatu pemandangan yang takjub ketika kita sampai di daratan balai tempat berlabuhnya feri,kita bisa merasakan betapa damainya masyarakat pulau banyak dengan jamuan bahasa jamu berlogat batak. Biasanya untuk wisatawan langsung diberi jalan oleh pemandu wisata yang ada di pelabuhan, dengan menawarkan jasa-jasa transportasi untuk menuju pulau-pulau yang ingin kita tuju.Namun bila kita ingin menginap terlebih dulu di pulau balai kita dapat menyewa penginapan dengan harga hanya Rp 50.000/ malamnya di penginapan putri.

Kepulauan banyak atau sering dikenal dengan sebutan pulau banyak memiliki 66 pulau ,namun dari jumlah tersebut ada beberapa tempat yang tentunya wajib untuk kita kunjungi dengan menawarkan kelebihan-kelebihan tersendiri.Berikut beberapa Pulau yang wajib untuk kita singgahi :

1.Pulau Tailana
                                     
                                   
Pulau Tailana (foto: palambakholidays)
Pulau Tailana adalah Pulau kecil yang terletak berdekatan dengan desa Haloban. Perjalanan dari Pulau Balai menuju Pulau Tailana memakan waktu 2 jam mengunakan robin dengan tarif Rp.100.000 ribu/orang. Hanya butuh waktu 20 menit kita bisa menikmati seluruh pantai pulau tersebut .tailana menawarkan pesona pasir putih dan laut yang luar biasa. Bahkan,keindahan bawah lautnya bisa kita nikmati dari atas permukaan laut tanpa harus menyelam. pulau tailana juga menawarkan keindahan sunrise yang terbit dari gugusan pulau-pulau dengan tingkat keindahan yang mungkin tidak dimiliki oleh wilayah lain. Di Pulau ini juga terdapat fasilitas penginapan bungalow dengan tarif Rp.150.000/hari, atau kita juga bisa bermalam dengan menggunakan kemah tanpa harus dipungut biaya. Bila anda ingin ke tailana ada baiknya untuk mempersiapkan bekal makanan terlebih dahulu, karena kantin penginapan hanya menyediakan nasi, dan itupun dengan tarif yang sangat tinggi.



2.Pulau Palambak
                                                            


Pulau Palambak (foto : palambakholidays)
Pulau Palambak merupakan pulau yang memiliki fasilitas memadai dibandingkan dengan pulau-pulau yang menjadi obyek wisata lainnya. Di Pulau ini juga terdapat bungalow dengan tarif Rp.250.000 + 3 kali makan /hari. Di Pulai ini kita juga bisa menikmati wisata kayaking dengan tarif Rp.140.000/hari. Pulau Palambak merupakan Pulau yang paling sering dikunjungi Wisatawan lokal maupun asing. Ongkos perjalanan dari Pulau Balai menuju Pulau Palambak adalah Rp.50.000/orang dengan waktu tempuh sekitar 1 jam.


3.Pulau Bangkaru
                                   
                                   
Pulau Bangkaru (foto: palambakholidays)
Pulau Bangkaru merupakan Pulau kedua terbesar setelah Pulau Tuangku yang terletak di ujung Barat Kepulauan Banyak.Tarif untuk mencapai Pulau Bangkaru sedikit mahal dibandingkan denga Pulau lainnya yaitu Rp.200.000/orang berhubung jaraknya yang jauh hingga menghabiskan waktu sekitar 3-4 jam dari Pulau Balai. Di Pulau ini kita dapat melihat beberapa satwa langka yang menjadi daya tarik wisatawan, yaitu penyu Hijau,penyu Belimbing dan penyu Sisik. Kita juga bisa melakukan aktivitas menarik lainnya yaitu snorkeling,surfing dan swimming.

4.Pulau Sikandang


Pulau Sikandang (foto : palambakholidays)
Dengan hamparan pasir putih di sekelilingnya pulau ini mempunyai kelebihan sama seperti Pulau Tailana dengan menawarkan surga laut yang luar biasa .  Kita juga bisa menikmati karang hidup hanya berjarak satu meter dari bibir pantai. dengan biaya transportasi Rp 50.000/orang, kita bisa menjangkaunya dengan waktu kurang lebih satu jam dengan menggunakan robin.

Itulah beberapa tempat di Pulau Banyak yang wajib dikunjungi bagi anda yang tertarik untuk menikmati liburan di surga ujung selatan Aceh, dan masih banyak lagi Pulau-pulau menakjubkan lainnya yang patut dijadikan destinasi untuk liburan anda.[CUN IT]








15 Saran yang Asing di Telinga Tapi Berguna Buatmu Para Mahasiswa

Saran yang berguna buatmu  para mahasiswa. (fot0 :  hipwee)
Masa-masa kuliah sering jadi momen yang sulit dilupakan dalam kehidupan seseorang. Di bangku kuliah biasanya seseorang sudah cukup punya otonomi untuk menentukan jalan hidupnya sendiri. Tidak jarang di bangku kuliah pula seseorang mulai keluar dari rumah dan tinggal sendiri.
Kebebasan yang makin besar, usia muda, kesempatan dan tantangan terbentang luas di depan mata — memang membuat masa kuliah menyenangkan. Tapi yakin deh, sebenarnya masih banyak hal yang belum kamu tahu soal dunia perkuliahan.
Saran-saran yang masih terdengar asing di telingamu ini akan membuat kehidupanmu sebagai mahasiswa lebih menyenangkan.

1. Kamu Harus Peka: Hal Hal Yang Bisa Kamu Pelajari Sendiri? Hal Apa yang Harus Dipelajari Di Bangku Kuliah?



Sebagai lulusan SMA yang harus menentukan jurusan kuliah, kamu sering dihadapkan pada kebingungan mendasar soal bidang studi yang ingin kamu dalami di universitas. Terkadang kamu ingin mendalami hal yang kamu suka, tapi nggak jarang juga kamu tidak yakin: apakah kegemaran pribadimu cukup kuat jadi alasan untuk mengambil jurusan?
Dibutuhkan kepekaan untuk membedakan antara hobi dan kesempatan karir. Yakinkan dirimu dan riset sebanyak-banyaknya. Hal apa yang kamu rasa bisa dipelajari sendiri, hal apa yang perlu diperdalam lewat pendidikan di universitas.
Akan sangat oke kalau kamu bisa memperdalam hobi secara otodidak sembari menambah ilmu baru di bangku kuliah.

2. Menunda Tugas Itu Sah-Sah Saja. Selama Kamu Tahu Gaya Bekerja yang Paling Cocok Untukmu

Kebanyakan dosen dan kakak angkatan akan menyarankan agar kamu tidak menunda tugas. Setiap ada tugas ada baiknya kamu langsung mengerjakannya saat itu juga. Saran ini tidak sepenuhnya benar, karena cuma kamu yang bisa tahu kapan waktu yang paling produktif bagi dirimu sendiri.
Kalau kamu memang cuma bisa bekerja dibawah tekanan deadline ya nggak ada gunanya memaksa diri mengerjakan tugas 2 minggu sebelum batas waktu pengumpulan. Toh otakmu baru bisa bekerja dengan baik 3 jam sebelum kelas dimulai.
Tundalah tugas sesukamu. Yang penting kamu mengenal momen produktif diri sendiri dan benar-benar bisa memanfaatkannya. Mau jadi orang yang suka menunda tapi tetap produktif? 


3. Ambillah Cuti Kuliah. Beri Dirimu Waktu Jeda Sebelum Lulus dan Mulai Melangkah

Jarang mahasiswa mau memanfaatkan waktu cuti yang dimiliki jika tidak merasa punya alasan yang jelas. Biasanya cuti hanya diambil oleh mereka yang mengikuti kegiatan pertukaran mahasiswa, sakit atau punya urusan pribadi yang tidak bisa dikerjakan bersamaan dengan kuliah.
Jangan takut mengambil cuti di tengah waktu kuliahmu. Cuti tidak selalu identik dengan mahasiswa abadi yang malas kuliah. Kalau kamu bisa memanfaatkannya dengan tepat, waktu cuti bisa jadi jeda yang menyegarkan.
Kamu bisa melakukan hal yang benar-benar kamu suka, traveling, magang, sampai mencoba membangun usaha. Waktu cuti bisa jadi pondasi yang baik untuk menemukan hal yang benar-benar ingin kamu lakukan selepas lulus nanti.


4. Di Semester-Semester Awal, Usahakan Bisa Dapat IP Bagus


Lho, bukannya semester awal kuliah adalah waktu buat santai dan puas-puasin main? Kamu salah kalau menempuh jalan itu. Justru semester awal kuliah adalah momentum paling tepat untuk menyimpan IP bagus demi keamanan status IP-mu kedepan.
Di semester awal biasanya mata kuliah yang ditawarkan masih relatif mudah. Kamu akan lebih punya kesempatan bisa dapat nilai sempurna kalau benar-benar serius mengikuti seluruh proses perkuliahan. Tanggung jawab di berbagai organisasi juga belum mampir ke bahu mahasiswa semester awal.
Jika kamu bisa memanfaatkan semester awalmu dengan baik untuk menggenjot nilai, kamu tidak akan lagi kelabakan ketika mulai sibuk di semester selanjutnya. Kalau toh ada nilai B dan C yang mampir IPK-mu tidak akan terjun payung.


5. Kalau IPK-mu sudah Diatas 3,5 Kamu Bisa Fokus Untuk Melakukan Hal Lain



Agar bisa aman mencari pekerjaan tentu IPK masih tetap penting untuk diperjuangkan. Usahakan indeks prestasi kumulatifmu tidak kurang dari 3,25 di setiap semester. Ketika IPK-mu sudah mencapai 3,25 sampai 3,5 ke atas, kamu bisa fokus ke hal-hal diluar kuliah.
Beberapa nilai B tidak akan mengubah IPK-mu secara drastis. Kasarnya nih, kamu sudah aman dari sisi administratif. Kembangkan dirimu. Ikutilah organisasi sebanyak mungkin, bangun jejaring dengan orang-orang yang memiliki ketertarikan yang sama denganmu.
Dengan cara ini kamu akan jadi pribadi yang lebih kaya dan tidak sekedar paham teori semata. Persaingan ketat di dunia kerja akan bisa kamu hadapi dengan mudah karena kamu sudah lebih siap untuk bertarung di lapangan.


6. Membiarkan Pintu Kamar Kos Terbuka Bisa Jadi Langkah Membuka Pertemanan Baru



Membuka diri untuk menerima kawan baru dalam kehidupanmu terkadang tidak mudah. Kamu yang sudah punya nilai dan kebiasaan yang tertanam dalam diri akan lebih selektif memilih teman. Walau ingin memperluas pergaulan, tidak jarang secara tidak sadar kamu membangun benteng untuk membuat dirimu tetap nyaman.
Setiap pulang kuliah langsung masuk kamar kos, kunci pintu, asyik nonton serial sendirian — ya gimana kamu akan dapat teman? Membiarkan pintu kamar terbuka jadi salah satu trik jitu untuk menambah teman.
Dengan tidak terus mengurung diri di kamar, kamu akan punya kesempatan mengenal orang-orang baru yang bukan tidak mungkin bisa membawa perubahan besar ke hidupmu.


7. Belajar Bisa Nanti, Tapi Berjejaring Harus Hari Ini



Seandainya kamu dihadapkan pada 2 pilihan:
  1. Masuk kelas, ikut kuliah
  2. Ikut teman-temanmu nongkrong untuk membicarakan acara penggalangan dana Gaza
Mana yang akan kamu pilih? Semua saran yang ada diluar sana akan menyuruhmu mengambil pilihan nomor 1. Mereka akan bilang, “Kamu udah bayar mahal-mahal cuma buat bolos?”.
Well, sebenarnya kuliah itu bukan sekedar investasi ilmu. Tapi juga investasi jaringan. Jejaring dan pertemanan seumur hidup yang kamu dapatkan semasa kuliah akan jauh lebih mahal harganya di masa depan.
Hipwee tidak menyarankan kamu mengabaikan kewajiban akademis. Tapi akan jauh lebih baik kalau kamu tidak hanya jadi mahasiswa kupu-kupu (kuliah-pulang-kuliah-pulang), tetapi juga handal membangun jaringan untuk kepentinganmu sendiri nantinya.


8. Saat Merasa Teman-Temanmu Tidak Membuatmu Berkembang, Berarti Saatnya Melepaskan Mereka



Bertahan dengan teman yang sama dari awal kuliah? Tentu saja boleh. Tapi dengan satu syarat, hubungan pertemanan itu harus membuat kalian berkembang. Kamu tidak cuma senang-senang saja bersama mereka, tapi juga belajar sesuatu.
Hubungan pertemanan yang terjalin selama kuliah benar-benar membawa dampak besar bagi perkembangan pribadimu. Kamu berhak memiliki kawan yang tidak hanya mendengarkan keluh kesah, tapi juga bisa mendorongmu untuk mengeluarkan kualitas terbaik yang kamu miliki.
Setelah menjadi mahasiswa kamu akan tahu kalau pertemanan tidak selamanya bertahan. Orang memang datang dan pergi dalam hidupmu. Melepaskan mereka yang tidak membawamu kemana-mana bukanlah kejahatan. Justru itu tanda kamu sudah cukup dewasa untuk menghadapi perubahan.


9. Nilai Bukan Segalanya. Selalu Ambil Mata Kuliah yang Bisa Membuatmu Berkembang Sebagai Manusia



Sebagai mahasiswa, tentunya kamu ingin dong mendapatkan nilai bagus di mata kuliah? Apalagi kalau tidak perlu pakai usaha besar. Terkadang ada tuh beberapa kelas yang dosennya selow, sampai ada kabar turun-temurun dari tiap angkatan kalau ambil kelas itu dijamin nilainya bagus.
Hmm…kamu yakin mau memanfaatkan masa kuliah cuma buat sekedar cari nilai? Mau punya transkrip nilai WOW tapi melempem kayak kerupuk saat diajak diskusi? Manfaatin pilihan kelas yang ada untuk benar-benar menambah pengetahuan, dong. Rugi amat kalau cuma cari gampang.


10. Kamu Belum Sehebat Itu. Jangan Cepat Melabeli Diri Dengan Spesialisasi Di Bidang Tertentu



Ego mahasiswa itu tinggi, terutama jika menyangkut hal yang sedang dipelajari. Misalnya kamu anak Hubungan Internasional nih, di semester 5 kamu udah jatuh cinta banget dengan kawasan Amerika Latin. Mulai saat itu kamu berjanji akan jadi ahli kawasan itu. Hidupmu sepenuhnya didekasikan untuk mempelajari dinamika kawasan yang kamu sukai.
Terlalu cepat memilih spesialisasi itu ibarat pisau bermata dua. Kamu bisa super sukses, atau juga bisa justru gagal. Spesialisasi di bidang tertentu membuat kamu menutup kemungkinan lain yang bisa jadi tidak kalah baiknya untuk hidupmu.
Jangan terburu-buru, siapkan diri untuk menerima semua kemungkinan yang muncul di depan matamu.


11. Ikut Kegiatan Dan Organisasi Itu BUKAN HANYA Untuk Memperkaya CV



Memang benar sih, saat kuliah adalah momen yang paling tepat untuk menambah panjang daftar pengalaman yang akan muncul di resume-mu. Kamu bisa ikut banyak organisasi di dalam dan di luar kampus, magang, bahkan bisa juga cari pengalaman kerja paruh waktu.
Tapi jangan lupa, kamu ikut semua kegiatan itu bukan hanya untuk memperkaya CV. Tujuan utamanya adalah untuk memperkaya dirimu. Dengan pola pikir seperti ini kamu akan lebih semangat dan berdedikasi untuk melakukan kegiatan diluar kewajiban akademis.
Dengan benar-benar mengerahkan segala kemampuan untuk berkembang secara pribadi, kamu akan jadi orang yang lebih siap untuk ketika menghadapi wawancara kerja dan berbagai tekanan karir.


12. Satu-satunya Pengampunan Bagi Mahasiswa Abadi Adalah Saat Lamanya Kuliahmu Benar-benar Digunakan Untuk Mengembangkan Diri



Mana yang lebih baik: kuliah cepat tapi minim pengalaman organisasi, atau kuliah lebih lama dengan banyak pengalaman kerja dan berorganisasi?
Kalau bisa milih sih maunya kuliah cepat tapi tetap banyak pengalaman organisasi.
Menunda kelulusan barang 1-2 semester untuk menambah pengalaman kerja dan organisasi bisa jadi keputusan terbaik yang pernah kamu ambil dalam hidup. Diluar sana, pengalaman dan kemampuan bekerja dalam tim yang kamu pelajari lewat organisasi akan lebih mahal harganya dibanding transkrip nilai yang berkilau.


13. Kamu Boleh Pintar Setinggi Langit. Tapi Tidak Ada yang Mengalahkan Kemampuan Berkomunikasi dan Berpikir Kritis



Bukan hanya ilmu yang terkait jurusanmu saja yang perlu kamu kejar selama kuliah. Yang lebih penting justru bagaimana kamu membentuk diri untuk bisa berkomunikasi dengan efektif dan berpikir kritis. Kemampuan ini yang akan mengantarkanmu mencapai impian yang selama ini kamu harapkan.
Libatkan dirimu secara aktif di berbagai kegiatan organisasi dan diskusi di kelas. Latih kemampuan menyampaikan pendapat, berpikir kritis dan membuat kesimpulan yang rasional. Dua kemampuan tersebut akan membuatmu jadi pribadi yang mahal harganya.


14. Kamu Tidak Perlu Bangga Saat Diterima Kuliah Di Fakultas Dan Universitas Favorit. Mereka Tidak Akan Menentukan Kesuksanmu



Bisa diterima di universitas favorit memang suatu pencapaian, tapi sama sekali bukan harga mati. Nama almamatermu tidak akan banyak berarti saat kamu tidak bisa memanfaatkan kesempatan kuliah untuk mengembangkan diri. Kamu masih tetap bukan siapa-siapa selama masih belum sukses.
Yang penting bukan dimana kamu menempuh pendidikan. Tapi bagaimana kamu bertransformasi jadi pribadi yang lebih berkualitas dimanapun kamu ditempatkan. Dimanapun, mutiara tetap akan jadi mutiara kan?


15. Perjuangan Sebenarnya Sudah Dimulai Jauh Sebelum Wisuda. Di Hari Pertama Kamu Masuk Kuliah, Hidupmu Memasuki Chapter Barunya



Masih menunda mengembangkan diri karena belum wisuda? Kamu merasa medan pertempuran sebenarnya adalah persaingan kerja yang sengit diluar sana? Well, sebenarnya perjuangan yang sesungguhnya dimulai dari sekarang — saat kamu masih jadi mahasiswa. 
Kalah atau menangnya kamu menaklukkan masa depan ditentukan dari bagaimana kamu memanfaatkan waktumu sebagai mahasiswa. Kalau kamu gak serius, gak ikut organisasi, pacaran mulu dan tidak punya kemauan mengembangkan diri….ya siap-siap aja ucapkan selamat tinggal pada kesuksesan.

Gimana? Apakah kamu merasa saran-saran diatas bisa diaplikasikan dalam kehidupanmu sebagai mahasiswa? Yuk, mulai ciptakan pengalaman dan kembangkan diri selama kuliah. Kesempatan emas ini cuma datang sekali, loh.


Teknik Lingkungan Akan Terlebih Dahulu Hadir di Unsyiah Gayo Luwes

Teknik Lingkungan Akan Hadir di Unsyiah. (Foto:Istimewa)



Bogor, IndustrialTimes.net – DIKTI menginginkan kampus Unsyiah Gayo Luwes yang lebih dahulu membuka Prodi Teknik Lingkungan. Hal ini terkait dengan adanya peraturan yang membolehkan Pendidikan Diluar Domisili (PDD).

Sempat beredar wacana bahwa dosen Fakultas Teknik Unsyiah mendesak dibukanya prodi teknik lingkungan. Pada Kamis dua pekan lalu (8/1), Dekan FT Unsyiah memberikan penjelasan  tentang wacana tersebut. “Bukan dosen yang mendesak, kita memang merasa bahwa ahli lingkungan yang bisa mengawal proses pembangunan itu bisa lahir melalui ilmu lingkungan yang memang tidak autodidak,” ujar Mirza Irwansyah.

Selama ini di FT Unsyiah, ilmu lingkungan hanya dipelajari pada prodi teknik arsitektur, teknik sipil, dan teknik kimia. Ilmu lingkungan yang dipelajari pun hanya seputar disiplin ilmu yang terkait dengan masing-masing prodi sehingga ketiga prodi ini berwacana ingin menghadirkan prodi teknik lingkungan di FT Unsyiah.

Namun, DIKTI menginginkan Prodi Teknik Lingkungan dibuka terlebih dahulu di kampus Unsyiah Gayo Luwes. “Saat ini kami sedang fokus menunggu izin membuka prodi teknik lingkungan di kampus Unsyiah Gayo Luwes, sehubungan dengan adanya peraturan yang membolehkan PDD,” tutur Mirza.

Sejauh ini, kampus Unsyiah Gayo Luwes terdiri atas prodi Manajemen, FKIP Biologi, Agroteknologi, dan bila jadi nantinya akan ditambah Teknik Lingkungan. 

Mirza juga menambahkan bahwa karena bidang-bidang tersebut masih merupakan prodi, pihaknya masih mengupayakan secara bertahap agar prodi-prodi tersebut menjadi fakultas sehingga pelayanan yang diberikan lebih optimal dan bidang keilmuannya juga lebih berkembang. [AJCH]

Prodi Planologi Mutlak Disegerakan

Dekan FT Unsyiah, Mirza Irwansyah Tengah diwawancarai tim IndustrialTimes.net mengenai pembukaan Program Studi Planologi di Fakultas Teknik Unsyiah, Kamis(8/1).TAW/IT


Bogor, Industrialtimes.net – Fakultas Teknik Unsyiah akan segera membuka prodi Planologi pada 2017. Hal ini didukung oleh penyusunan perancangan tata kota dan wilayah yang terhambat, kurangnya ahli planologi atau Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) di Aceh, serta banyaknya permintaan instansi pemerintahan akan adanya ahli tata ruang yang bukan autodidak, melainkan berijazah Planologi.

“Melihat proses penyusunan perancangan tata kota dan wilayah hampir semua kabupaten/kota di Aceh terhambat sebagai akibat dari kurangnya ahli tata ruang, maka kami bertekad untuk membuka prodi Planologi. Selama ini yang berhubungan dengan desain, perancangan, dan tata ruang dipelajari di prodi teknik arsitektur dan teknik sipil, namun ilmu yang didapat mengenai tata kota tidak secara khusus,” tutur Dekan FT Unsyiah, Mirza Irwansyah, saat diwawancarai di ruangannya pada Kamis (8/1). “Banyak juga permintaan dari Kepala Dinas PU dan BAPEDA akan adanya ahli tata ruang yang pengetahuannya bukan sekedar autodidak namun merupakan lulusan berijazah Planologi,” ujarnya.

Salah seorang alumni Teknik Sipil Unsyiah, Iskandar Zulkarnain, yang saat itu juga berada di ruangan Dekan FT Unsyiah turut memberikan komentar, “Saya setuju mengenai pengadaan prodi Planologi. Berhubung saya ini konsultan dari teknik sipil, selama ini kita tak punya tenaga ahli tata ruang. Padahal tata ruang itu paling penting untuk aspek pembangunan. Bagaimana kita cerita pembangunan kalo ruangnya tidak jelas? Jadi memang prodi ini sudah harus mutlak disegerakan”. 

Sebelumnya Dekan FT sudah berdiskusi dengan Rektor Unsyiah mengenai pembukaan prodi planologi dan beliau menyetujuinya. Hanya saja hal ini terkendala pada moratorium pembukaan prodi baru di tahun 2012 yang berlangsung hingga 2014.

Dosen merupakan hal yang penting dalam perkuliahan dan ini turut menjadi perhatian Dekan dalam pengadaan prodi baru. “Karena moratorium ini juga, maka belum bisa dilakukan perekrutan dosen. Namun mulai November 2014, barulah FT mengadakan tes penerimaan dosen dan kini tinggal menunggu hasilnya. Syarat menjadi dosen adalah lulusan S2. Setiap ada prodi baru, kita mengusulkan ke universitas untuk pengadaan dosen baru dan kita juga melakukan request ke DIKTI. Namun selama belum ada dosen baru maka kita meminta dosen dari prodi lain untuk mengajar mata kuliah di prodi baru yang berhubungan dengan bidang ilmu yang dikuasai dosen tersebut,” ujar Mirza.

Dekan FT juga menjelaskan bahwa untuk mengusulkan prodi baru, fakultas harus mengisi formulir dari DIKTI dan memenuhi standar yang diminta. “Untuk panitia pengurusnya sudah dibentuk dan tinggal direvisi saja. Namun masih dibutuhkan dosen yang memang ahli di bidang planologi dari dasarnya. Ide pengadaan prodi planologi ini sudah ada dari 3 tahun lalu. Mengenai kapan prodi ini akan dibuka itu bergantung pada kapan formulir pengusulannya selesai karena ada standar yang harus dipenuhi. Targetnya 1 September 2017 akan terima mahasiswa baru, mudah-mudahan diridhai Allah,” tutur Mirza mengakhiri perbincangan. [AJCH]

Aceh Besar Tuan Rumah Pembukaan LBFT XXI 2015

Lomba Berhitung Fakultas Teknik (LBFT) ke XXI 2015. (Foto : Istimewa)

Banda Aceh, Industrialtimes.net – LBFT XXI 2015 secara resmi dibuka di Politeknik Venezuela (Poliven) Blang Bintang pada minggu (18/1) pagi pukul 08.30 WIB. Acara ini dibuka langsung oleh Pembantu Dekan (PD) 3, Ketua Jurusan Teknik Sipil, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Teknik, Ketua Himpunan Mahasiswa Sipil (HMS) dan Ketua Panitia LBFT XXI 2015. Pembukaan berjalan lancar dan terkoordinir dengan baik dikarenakan juga LBFT sudah dikenal oleh masyarakat luas. Hal ini disampaikan oleh Rivaul selaku Ketua Panitia LBFT XXI 2015 kepada Industrialtimes.net yang dihubungi  via telepon selular, Minggu (18/1).

LBFT XXI tahun 2015 yang bertema “Hitung Cepat, Generasi Hebat, Untuk Aceh Bermartabat” diikuti oleh 950-an peserta dari SD, SMP dan SMA yang tersebar di Aceh Besar yang terregistrasi sampai dengan pukul 15.30 WIB dan masih banyak lagi peserta dari kategori umum.

Ketika ditanya bagaimana persiapan panitia dalam penyelenggaraan LBFT XXI tahun 2015 di 15 Kabupaten/Kota lainnya dan juga Grand Final pada 22 Maret mendatang, Rivaul mengatakan pembukaan LBFT di Aceh Besar akan menjadi tolak ukur evaluasi bagi pelaksanaan LBFT di 15 Kabupaten/Kota lainnya dan Grand Final pada 22 Maret mendatang. Panitia juga melaksanakan persiapan di Kabupaten/Kota lainnya tepat 2 minggu sebelum acara berlangsung.

“Semoga acara LBFT XXI tahun 2015 ini berjalan lancar sampai dengan selesai dan semoga LBFT bisa terus dikenal luas oleh masyarakat dan terus menjadi acara bergengsi kebanggan Fakultas Teknik dan juga kebanggan Unsyiah,” ujar Rivaul untuk harapannya bagi acara LBFT XXI di tahun 2015 ini. [TMJ]
 

Video Clip

Hiburan

Teknologi

Kehidupan

Tips dan Trik

Kesehatan

Support : Ranup | Ikhwanesia | Unsyiah
Copyright © 2013. Industrial Times - email: redaksi.industrialtimes.net Phone: +6285277980001